Zona Merah, Pemkot Serang Batasi Aktivitas Warga

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 16:03 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Ilustrator: Edi Wahyono)
Serang -

Pemkot Serang rencananya membuat aturan pembatasan kegiatan masyarakat mulai dari pusat perbelanjaan hingga perkantoran. Sejauh ini, meski PSBB pembatasan masih longgar dan aktivitas mal, perkantoran berjalan biasa.

"Karena sudah zona merah, ritel, mal ada pembatasan operasional. Yang biasa dimulai jam 10 berakhir jam 9 malam, nanti kita batasi," kata Sekda Kota Serang Nanang Saefudin kepada wartawan di Puspemkot Serang, Selasa (26/1/2021).

Mal, kafe dan tempat wisata juga termasuk yang dibatasi. Tempat hiburan yang menurutnya memang tidak ada izin di wilayah kota namun diakui ada, juga akan ditutup sementara.

"Hiburan malam secara legal tidak pernah mengeluarkan (izin), realitas eksisting ada, operasional harus tutup. Kafe sedang diatur teknisnya," ucap Nanang.

Untuk pegawai pemerintah, mereka sebagian akan kerja di rumah dan sebagian melayani warga. Semua aturan ini akan dibuatkan legalitasya dan bisa saja berlaku pada besok.

"Paling lambat besok, nanti berkonsultasi dengan wali kota. Kita rancang dulu kebijakannya, ada aspek hukumnya. Kita gampang saja menutup tapi kasihan juga masyarakat, tentu harus dibatasi dengan baik," tutur Nanang.

Satgas COVID-19 Pemprov Banten menetapkan ibu kota provinsi ini jadi zona merah. Ada 762 pasien masih dirawat saat ini di Kota Serang. Sementara yang sembuh ada 615 orang dan 36 pasien meninggal dunia.

(bri/bbn)