AKB Diperpanjang, Masuk Cianjur Wajib Dibekali Hasil Rapid Test

Ismet Selamet - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 13:19 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Ilustrator: Edi Wahyono)
Cianjur -

Pemkab Cianjur memperpanjang penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) plus selama dua pekan atau mulai 26 Januari hingga hingga 8 Februari 2021. Hal itu dilakukan untuk menekan peredaran COVID-19 yang setiap harinya kasus baru terus ditemukan.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan kebijakan perpanjangan tersebut diambil karena daerah yang mengelilingi Cianjur kembali menerapkan melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Mau tidak mau kita juga berlakukan hal yang sama (AKB diperpanjang), untuk mencegah yang dari luar masuk ke Cianjur untuk menghindari PPKM di daerahnya," kata dia, Selasa (26/1/2021).

Ia mengungkapkan kasus Corona di Cianjur terus meningkat. Bahkan, saat ini tercatat kasus terkonfirmasi COVID-19 di Cianjur sudah 1.954 orang.

"Makanya Cianjur juga kembali memberlakukan AKB plus, mulai hari ini sampai 8 Februari 2021" ucap dia.

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai mengatakan berdasarkan hasil tepat evaluasi bersama Tim Gugus COVID-19 Cianjur beberapa hari lalu, Forkopimda Cianjur resmi memperpanjang AKB plus. Menurutnya, ruang gerak mobilitas keluar kota maupun sebaliknya akan semakin diperketat.

"Kita juga lakukan penjagaan di setiap perbatasan untuk memantau aktivitas keluar kendaraan," kata Rifai.

Rafai menjelaskan untuk setiap warga yang hendak masuk ke Cianjur diwajibkan menunjukkan surat rapid test yang hasilnya negatif. "Untuk yang masuk Cianjur harus menyertakan surat hasil rapid test dari Gugus Tugas," ucap Rifai.

(bbn/bbn)