Warga Belum Tertib Prokes, PPKM Kabupaten Cirebon Diperpanjang

Sudirman Wamad - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 13:36 WIB
Bupati Cirebon Imron Rosyadi
Bupati Cirebon Imron Rosyadi (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Kabupaten Cirebon -

Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Cirebon berakhir hari ini. Hasil evaluasi, Pemkab Cirebon memutuskan masa waktu PPKM diperpanjang selama dua pekan. Sebab, selama PPKM sebelumnya, Pemkab Cirebon telah menindak seratusan pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan (prokes).

"Kita akan perpanjang (masa PPKM) sampai 8 Februari. Ternyata kasus di Jabar itu kan meningkat. Kita keliling untuk mengecek kesadaran masyarakat terkait kepatuhan prokes," kata Bupati Cirebon Imron Rosyadi usai monitoring PPKM di Jalan Tuparev, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (25/1/2021).

Imron bersama Forkopimda meninjau kesadaran masyarakat di sejumlah tempat umum, seperti pasar, hotel, tempat wisata dan lainnya. "Ada yang sudah tertib, ada juga yang masih belum. Sebenarnya aturan yang telah ditetapkan pemerintah itu untuk kepentingan diri sendiri (masyarakat). Sehat itu penting," kata Imron.

PPKM Cirebon ini diperpanjang mulai 26 Februari. Imron mengimbau masyarakat tetap mematuhi prokes. Dia berharap kasus COVID-19 di Cirebon bisa menurun.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cirebon Mochamad Syafrudin mengaku telah menindak sebanyak 140 pelaku usaha yang melanggar prokes selama PPKM Cirebon pada 11 hingga 25 Januari. Dari 140 pelaku usaha yang melanggar itu, 67 di antaranya mendapatkan sanksi denda.

"71 (pelaku usaha) teguran ringan, 67 denda totalnya 9,7 juta. Dan, dua tempat usaha ditutup sementara," kata Syafrudin.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni mengatakan sepekan sebelum PPKM, dari 4-10 Januari, jumlah kasus COVID-19 terjadi penambahan kasus sebanyak 325 pasien. Kemudian, sepekan pertama PPKM, dari 11-17 Januari jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 304 kasus. Dan, pekan kedua PPKM hingga 24 Januari kemarin jumlah kasusnya mencapai 308 pasien. Artinya ada penurunan kasus selama PPKM.

"Ya efektif, sedikit. Hanya kematian yang rasioanya masih di atas target. Total angka kematian hingga saat ini mencapai 280 kasus," ujarnya.

"Kita sudah dua minggu melaksanakan PPKM Cirebon. Kata bupati akan diperpanjang. Tapi masih nunggu keputusan gubernur," ucap Enny menambahkan.

(bbn/bbn)