Bupati Cirebon Donor Plasma Darah untuk Pasien COVID-19

Sudirman Wamad - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 18:54 WIB
Bupati Cirebon Imron Rosyadi donor plasma darah
Foto: Sudirman Wamad
Cirebon -

Bupati Cirebon Imron Rosyadi menjadi orang ke-89 yang donor plasma darah. Imron pun mengajak penyintas COVID-19 lainya untuk donor darah.

"Kami mengajak yang pernah terpapar COVID-19 untuk ikut mendonor plasma. Karena plasma ini untuk pengobatan pasien yang positif COVID-19," kata Imron usai donor plasma darah di PMI Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (18/1/2021).

PMI mengambil 625 cc plasma darah Imron. Prosesnya berjalan sekitar satu jam. Imron mengatakan donor plasma tak jauh berbeda dengan donor darah biasanya.

"Terasa itu pas jarum masuk (menusuk) saja. Setelah itu tidak ada rasa apa-apa. Yang diambil itu plasma, sedangkan darahnya kembali ke tubuh kita," kata politikus PDI Perjuangan itu.

Imron mengatakan tingkat kesembuhan pengobatan melalui plasma darah bagi pasien COVID-19 mendekati 100 persen. "Donor ini harus ada kesadaran bagi masyarakat (penyintas COVID-19). Karena ini bermanfaat bagi pasien," kata Imron.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi donor plasma darahBupati Cirebon Imron Rosyadi donor plasma darah Foto: Sudirman Wamad

Ketua PMI Kabupaten Cirebon Sri Heviyana mengatakan kebutuhan plasma darah terbilang banyak. Mengingat saat ini kasus COVID-19 di Cirebon masih tinggi.

"Bupati ini orang yang ke-89. Kalau penyintas yang ke sini banyak, tapi tidak sesuai (kriteria) dan ada yang gagal juga. Semisal dari empat penyintas, hanya satu yang bisa," kata Hevi.

Hevi mengaku pihaknya tak memiliki stok plasma. Sebab, setiap ada donor plasma darah langsung didistribusikan ke yang membutuhkan. "Yang ke sini banyak, ada dari Lampung, Semarang, Cianjur dan lainnya," katanya.

Sebelumnya, Imron sempat terkonfirmasi COVID-19 pada awal Desember lalu. Ia pun menjalani isolasi mandiri di rumah dinasnya selama 15 hari. Setelah tiga kali swab, tepatnya 15 Desember lalu Imron dinyatakan negatif.

(ern/ern)