Perawat Positif COVID-19 di Jabar Meningkat Pascalibur Nataru

Siti Fatimah - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 14:58 WIB
Ratusan tenaga medis gugur akibat pandemi COVID-19. Pembatasan jam kerja nakes pun dinilai dapat menjadi upaya untuk melindungi tenaga medis dari virus Corona.
Ilustrasi Nakes/Foto: Antara Foto/RENO ESNIR.
Bandung -

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Wilayah Jawa Barat mengungkapkan hingga hari ini terdapat 1.840 perawat yang terkonfirmasi positif. Seluruhnya tersebar di 27 kota/kabupaten Jawa Barat.

"Saya laporkan bahwa sampai hari ada 1.840 orang yang terkonfirm positif dan sebagian sudah isolasi mandiri. Ini Jawa Barat di 27 kabupaten/kota," kata Wawan saat dihubungi, Senin (18/1/2021).

"Dan yang meninggal ada 28 orang. Ini merupakan satu PR besar bagi kita di Jabar mudah-mudahan nanti ada satu perubahan di dalam kita protokol kesehatannya," sambungnya.

Wawan mengatakan, secara nasional, Jawa Barat menempati posisi keempat dengan tenaga kesehatan yang paling banyak terpapar COVID-19. Menurutnya, peningkatan kasus di nakes ini salah satunya disebabkan karena libur Natal dan Tahun Baru 2021.

"Iya betul setelah libur," ujarnya.

Kondisi tenaga kesehatan yang terbanyak terpapar COVID-19 di Jawa Barat yaitu di Kota Bandung, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Garut, Kota dan Kabupaten Bogor, Purwakarta, Kab Cirebon, Karawang dan Kab bandung.

Lebih lanjut, dia mengatakan, baik bagi perawat yang positif COVID-19 dan meninggal mereka masing-masing diberikan bantuan dari PPNI. Bagi yang positif diberi bantuan Rp 500 ribu per orang dan perawat yang gugur diberi bantuan Rp 1 juta dengan piagam penghargaan sebagai garda terdepan penanganan COVID-19.

Terkait dana insentif (tambahan penghasilan) dari pemerintah yang digadang-gadangkan akan diberikan kepada nakes dan tenaga medis hingga kini belum diterima.

"Belum turun dari pemerintahnya, sepertinya syarat administrasinya belum lengkap," tuturnya.

Wawan memohon doa kepada seluruh masyarakat agar senantiasa rekan sejawat tenaga kesehatan dapat diberikan kesehatan. "Saya berharap mohon doanya agar teman-teman kami diberikan kesehatan," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini Wawan pun tengah menjalankan isolasi mandiri hari ke-25 setelah menjalani swab test tiga kali dengan hasil positif COVID-19.

(ern/ern)