Terungkap! Lokasi Perburuan 'Huntu Gelap' Megalodon Sukabumi Dulunya Lautan

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 13:44 WIB
Lokasi perburuan fosil gigi hiu di Sukabumi ternyata dulunya lautan
Lokasi perburuan fosil gigi hiu di Sukabumi ternyata dulunya lautan (Foto: Syahdan Alamsyah)
Sukabumi -

Profesor Mega Fatimah Rosana, Guru Besar dalam Ilmu Geologi Eksplorasi pada Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran akhirnya mengungkap soal adanya fosil hiu purba atau megalodon di Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Perempuan yang juga menjabat sebagau Kepala Pusat Penelitian Geopark dan Kebencanaan Geologi Unpad itu mengatakan wilayah yang kini ditemukan banyak fosil tersebut jutaan tahun yang lalu adalah lautan.

"Kalau secara geologi fosil itu kan ketemunya di daerah Selatan di Surade - Ujunggenteng. Kalau dari geologi itu disana batuannya batu kapur atau batu gamping kita bilang, jadi itu bagian dari formasi Cibodas sama formasi Bentang. Jadi jaman dulunya kira-kira secara geologi umur miosen ya," ungkap Mega kepada detikcom melalui sambungan telepon, Kamis (14/1/2021).

"Setaranya di geologi itu rentang 22 hingga sekitar 5 juta tahun pada kondisi itu pada zaman itu disana adalah laut atau cekungan. Terjadi pengendapan itu di laut batuannya dan ya pasti hidup di zaman itu hiu-hiu itu, artinya kawasan itu dulunya lautan," sambung Prof Mega menegaskan.

Menurutnya, perlu ada studi lebih dalam terkait jenis fosil, usia dan rentang tahun. Namun lebih detil soal itu ada dibidang Paleontologi yang mempelajari mengenai sejarah kehidupan di bumi dan tanaman serta hewan purba berdasarkan fosil yang ditemukan di bebatuan.

"Waktu dia pengendapan di periode itu, hanya (soal) detil di rentang periode ke berapa apakah misalnya lebih pendek umurnya harus ada studi lebih detil tentang ada fosil di lautnya. Selain gigi hiu ya nanti ada fosil jasad renik yang kecil kecil itu harus di cek lebih spesifiknya jadi dia tau umurnya berapa dan di kedalaman berapa," jelas Mega.

Terkait fosil gigi megalodon yang ditemukan di Desa Gungungsungging Mega juga memastikan fosil itu asli dan merupakan bagian dari masa prasejarah.

"Kalau dari beberapa ahli paleontologi, itu katanya memang fosil gigi hiu dan itu pernah juga ditemukan di Pangandaran. Di sekitar kecamatan apa saya lupa jadi secara geologi di Pangandaran yang mereka menemukan fosil itu formasi batuannya sama di Bentang. Jadi waktu gamping plus ada produk gunung api bawah laut dulunya," ungkap dia.

Menurut Profesor Mega temuan itu juga terbilang sangat wajar karena daerah tersebut merupakan bagian dari kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu. "Kawasan itu kan sudah masuk kawasan geopark ya fosil itu menjadi salah satu bagian yang menjadi Geoheritage di dalam Geopark," pungkasnya.

Tonton video 'Perburuan Gigi Hiu Purba Megalodon di Sukabumi':

[Gambas:Video 20detik]



(sya/mud)