Bupati Marwan Siap Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin Corona di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 12:14 WIB
Bupati Sukabumi Marwan Hamami perlihatkan fosil gigi megalodon.
Foto: Bupati Sukabumi Marwan Hamami (Istimewa).
Sukabumi -

Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengaku siap menjadi orang pertama yang disuntik vaksin COVID-19 Sinovac. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan dan mensosialisasikan program vaksinasi di Kabupaten Sukabumi.

Hal itu diungkap Marwan dalam sebuah kegiatan di Sukabumi, Kamis (14/1/2021). Rencananya kegiatan vaksinasi di Kabupaten Sukabumi akan mulai dilakukan secara bertahap pada Februari nanti.

"Saya siap jadi orang pertama di Kabupaten Sukabumi yang menjalani suntik vaksin, kenapa tidak," ungkap Marwan kepada wartawan.

Marwan menegaskan sebagai pelayan masyarakat sudah selayaknya para pejabat publik memberikan contoh yang baik terhadap program nasional terkait vaksinasi tersebut.

"Vaksin atau imunisasi COVID-19 tidak jauh dari program-program sebelumnya. Artinya hal ini merupakan bentuk ikhtiar agar terhindar dari virus COVID-19," kata Marwan.

Orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi itu juga meminta seluruh ASN di Kabupaten Sukabumi untuk siap mengikuti vaksinasi.

"Tahap pertama prioritas tenaga kesehatan, supaya mereka terjaga dalam memberikan pelayanan dan penanganan virus ini, untuk tahap selanjutnya baru masyarakat," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Komunikasi Informatika dan persandian Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi di kabupaten Sukabumi segera dilakukan.

"Informasi yang kami terima untuk vaksinasi sekitar bulan Februari, Kabupaten Sukabumi masuk pada tahap 1 termin 2, sementara untuk pendistribusian akan dilakukan secara bertahap yang rencananya pada pertengahan bulan Januari ini," ujar Herdy yang juga menjabat sebagai anggota satuan gugus tugas penanganan COVID-19.

Soal target berapa banyak yang akan memperoleh vaksin ia menjelaskan bahwa pada tahap awal tenaga kesehatan yang akan divaksin sebanyak 5.905 orang. "Targetnya pada tahap 1 termin 2 sebanyak 5.960 vaksin," ujarnya.

(sya/mso)