6 Kepala Daerah di Jabar Terinfeksi COVID-19: Oded hingga Aa Umbara

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 13:03 WIB
Bupati Bandung Barat Aa Umbara
Bupati Bandung Barat Aa Umbara (Foto: Whisnu Pradana)
Bandung -

Virus Corona telah menginfeksi 6 kepala daerah di Jawa Barat, terakhir Bupati Bandung Barat Aa Umbara yang terkonfirmasi COVID-19 bersama istrinya. Hal ini membuktikan bahwa Corona bisa menghinggapi siapa saja tanpa pandang bulu, termasuk para kepala daerah yang memimpin penanganan COVID-19 di wilayahnya masing-masing. Siapa saja mereka ?

1. Bupati Bandung Barat Aa Umbara

Bupati Bandung Barat Aa Umbara dan istrinya Yuyun Nuningsih postiif COVID-19 dari hasil swab test. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) Asep Sodikin.

Sebelumnya Aa Umbara selama 12 hari tidak berkegiatan di lingkungan Pemkab Bandung Barat karena sakit. "Kemarin komunikasi langsung dengan Pak Bupati (Aa Umbara), kalau pak bupati dengan istri terpapar COVID-19. Saat ini, dari nada suara masih dalam kondisi pemulihan," ujar Asep di Kantor Pemkab Bandung Barat, Rabu (13/1).

Aa dan istrinya menolak untuk dirawat di rumah sakit meski masuk dalam kategori pasien bergejala, mereka memilih untuk dirawat di rumahnya dengan bantuan alat dan perawatan dokter pribadinya.

"Ada gejala klinis batuk dan sesak nafas. Masa kritisnya hari kelima sampai ketujuh kemarin, alhamdulillah kondisinya sudah membaik," tutur Asep.

2. Walikota Bandung Oded M Danial

Wali Kota Bandung Oded M Danial positif terpapar COVID-19. Hal tersebut diungkapkan Oded melalui Instagram @humasbdg, Jumat (8/1/2021) pagi.
"Warga Kota Bandung yang Mang Oded cintai, Mang Oded menginformasikan bahwa saat ini Mang Oded positif terpapar virus corona," kata Oded.

Oded menyebut, meskipun terpapar dirinya tidak mengalami gejala apapun dan saat ini ia sudah melakukan isolasi mandiri.

"Mang Oded terpapar COVID-19 ini yang kategori tanpa gejala, saat ini Mang Oded sudah melakukan karantina mandiri," ucapnya.

Oded mengimbau, kepada siapapun yang sudah melakukan kontak dengan dirinya agar melakukan isolasi dan bila ada gejela segera ke puskesmas untuk ditindaklanjuti.

"Mang Oded menghimbau siapapun yang melakukan kontak dengan mang Oded selama lebih 12 menit, dalam jarak kurang dari satu meter, dari Tanggal 4-7 Januari agar melakukan karantina mandiri, jika kemudian ada gejala umum yang diderita oleh pasien COVID-19 agar secepatnya menghubungi puskesmas terdekat," imbaunya.

Ia juga meminta doa kepada warga Kota Bandung, agar segera sembuh dari virus COVID-19 ini.

"Mang Oded juga memohon doa kepada warga Kota Bandung, agar segera disembuhkan dan melalui proses karantina ini tanpa kendala," harapnya.

Tak hanya itu,Oded juga mengimbau kepada warga Kota Bandung agar tetap menjaga protokol kesehatan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3