Jabar Hari Ini: 16 Korban Longsor Ditemukan-Tanaman Hias Dibarter Rumah Rp 500 Juta

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 20:21 WIB
Longsor melanda Desa Cihanjuang, Cimanggung, Sumedang pada Sabtu (9/1) lalu. Kejadian itu mengakibatkan 14 rumah rusak tertimbun material longsor.
Puing-puing longsor Sumedang (Foto: Wisma Putra)

Klaster Industri Buang Kerok Zona Merah di Karawang

Lima pekan berturut-turut Kabupaten Karawang dinyatakan sebagai daerah dengan tingkat penyebaran COVID-19 berbahaya atau zona merah. Lalu apa biang keroknya ?

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Jawa Barat (Satgas Jabar) Daud Achmad mengatakan status tersebut disandang lantaran temuan kasus COVID-19 di klaster industri. Sayangnya, sejumlah pengelola industri yang kedapatan pegawainya terpapar COVID-19 tak melaporkan kepada satgas setempat.

"Kalau saya lihat informasi Satgas di sana kelihatannya memang ada beberapa industri yang dia ada (kasus) terpapar tapi tidak melaporkan, akhirnya menjadi klaster industri," kata Daud kepada wartawan di Secapa AD, Kota Bandung, Selasa (12/1/2021).

Menurutnya, saat ini pengelola industri yang tak melaporkan kasus virus Corona ini mendapatkan sanksi dan teguran dari pemerintah satgas setempat. Meski demikian, Daud tak mengetahui secara rinci berapa jumlah karyawan yang terpapar dan industri mana yang dimaksud.

"Saya kurang tahu persisnya, tapi (jumlahnya) banyak. Jadi industri yang tidak melaporkan tahu-tahu sudah banyak begitu," katanya.

Pada Senin (11/1), Gubernur Jabar Ridwan Kamil melaporkan bahwa Karawang masih masuk ke dalam zona merah selama lima pekan berturut-turut. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Satgas Jabar pun telah menyatakan status siaga 1 di Karawang.

Selain Karawang, pekan ini ada lima daerah lainnya masuk ke dalam zona merah, yakni Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi dan Kota Depok.

"Dengan berat hari saya sampaikan Karawang masih dalam zona merah. Jadi ini sudah lima minggu berturut-turut," ucap Emil sapaannya.


(mud/mud)