Polisi Buka Kemungkinan Tersangka Baru Kasus Prostitusi Artis TA

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 15:11 WIB
Ilustrasi perdagangan orang/prostitusi (Fuad Hashim/detikcom)
(Foto: Ilustrasi perdagangan orang/prostitusi (Fuad Hashim/detikcom)
Bandung -

Polisi masih melakukan penyidikan usia memeriksa tujuh orang saksi berkaitan kasus prostitusi yang menyeret artis TA. Polisi juga membuka kemungkinan adanya tersangka baru.

"Kemungkinan ada, karena kita terus berupaya untuk memberantas kegiatan prostitusi online ini," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (12/1/2021).

Meski demikian, Erdi belum menjelaskan siapa yang bisa menjadi tersangka baik dari apakah dari saksi atau lainnya. Menurutnya, saat ini masih proses pengembangan.

Sementara itu, sejauh ini sudah ada tujuh orang saksi yang diperiksa penyidik Subdit V Siberi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar kaitan kasus tersebut. Salah satunya ialah artis sekaligus model dewasa Sassha Carissa.

Erdi juga bicara kemungkinan ada penambahan saksi lainnya. Namun, sambung Erdi, pemeriksaan saksi lainnya menunggu hasil pengembangan penyidik.

"Lagi dikembangkan," kata dia.

Kasus prostitusi ini terungkap usai polisi menciduk artis berinisial TA. TA diamankan polisi saat tengah berada di hotel kawasan Bandung pada Kamis (17/12). Dia diduga terlibat praktik prostitusi.

Selain TA, polisi juga menangkap tiga orang lainnya yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya yakni RJ, AH dan MR.

RJ dan AH merupakan agen atau orang yang mengiklankan TA di sebuah website underground. Sementara MR merupakan muncikari sekaligus yang memiliki jaringan dengan muncikari lain seluruh Indonesia.

Dari hasil penyelidikan polisi, TA sendiri memasang tarif Rp 75 juta untuk sehari kencan.

(dir/mud)