9.160 Dosis Vaksin Sinovac Dijadwalkan Tiba di Kota Bogor Hari Ini

M Sholihin - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 12:26 WIB
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination.
Foto: Ilustrasi (iStock).
Bogor -

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, sebanyak 9.160 dosis vaksin rencananya tiba di Kota Bogor, Selasa (12/1/2021) ini. Ribuan dosis vaksin itu nantinya akan diberikan untuk nakes dan beberapa pejabat di Kota Bogor.

"Informasi dari Dinkes Propinsi (Jawa Barat) bahwa vaksin Covid Sinovac akan dikirim dari Bandung. Jumlah Alokasi vaksin 9.160 dosis," kata Dedie A Rachim melalui pesan singkat, Selasa (12/1/2021).

Dari total 9.160 dosis vaksin Sinovac yang akan diterima Pemkot Bogor, kata Dedie, sebanyak 9.150 dosis akan diberikan untuk tenaga kesehatan yang berperan menangani COVID-19 di Kota Bogor. Sementara 10 dosis akan diberikan untuk pejabat di Kota Bogor.

"Jumlah Alokasi vaksin 9.160 dosis. 9.150 untuk sasaran nakes + 10 dosis untuk sasaran pejabat saat seremonial pencanangan tgl 14 Januari 2021," sebut Dedie.

Dedie menyebut, Pemkot Bogor awalnya mengajukan 14.000 vaksin di tahap pertama. Belasan ribu vaksin itu, kata Dedie, akan diberikan kepada pihak prioritas seperti nakes dan pihak lain yang dalam tugasnya berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Seperti diketahui, Dedie A Rachim dijadwalkan menjadi orang pertama di Kota Bogor yang akan disuntik vaksin. Posisinya menggantikan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang dicoret dari daftat prioritas penerima vaksin pertama karena pernah dinyatakan posituf COVID-19.

"InsyaAllah (vaksinasi) akan kickoff tanggal 14 Januari 2021, kita sudah tetapkan daftar penerimanya siapa saja, kita akan sosialisasikan, mungkin 10 persen dari target penerima usia produktif gitu," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Rabu (6/1/2021).

"Kepala daerah diminta untuk menjadi yang pertama (disuntik vaksin), tetapi yang pernah (positif) Covid-19 itu dikeluarkan (dari daftar). Jadi di Kota Bogor yang pertamakali disuntik vaksin adalah pak Wakil Wali Kota (Dedie A Rachim)," sambungnya.

Di Kota Bogor sendiri, rencana sebanyak 160 ribuan orang akan menerima vaksin pada tahap pertama. Jumlah itu merupakan 20 persen dari keseluruhan target penerima vaksin di Kota Bogor.

"20 persen dulu untuk usia produktif, 20 persen dari usia 19-60 tahun, mungkin sekitar 160 ribu, kira-kira itu jatah yang akan diterima di Kota Bogor saat ini," ungkap Bima Arya.

(mso/mso)