Tak Masuk Daftar Pembatasan Baru, Bupati Ciamis: Kita Pertegas Prokes

Dadang Hermansyah - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 11:49 WIB
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya
Foto: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya (Dadang Hermansyah/detikcom).
Ciamis - Kabupaten Ciamis tidak masuk dalam daftar pembatasan baru yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Meski begitu, Pemkab Ciamis akan semakin memperketat penerapan protokol kesehatan demi menekan penyebaran COVID-19.

"Sekalipun tidak masuk daftar karena level oranye, kita akan tegas memberlakukan protokol kesehatan karena saat ini kasus positif naik terus. Lebih dari 500 orang menjalani isolasi mandiri," ucap Bupati Ciamis Herdiat Sunarya di Setda Ciamis usai rapat evaluasi penanganan COVID-19, Kamis (7/1/2021).

Herdiat menjelaskan terkait dengan kegiatan keagamaan baik di masjid dan tempat ibadah lainnya masih boleh dilakukan. Tapi maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan.

"Boleh dilaksanakan dengan pembatasan jarak, tempat cuci tangan dan memakai masker," ungkapnya.

Selain itu, Pemkab Ciamis juga belum mengizinkan beberapa tempat hiburan untuk beroperasi. Acara hajatan atau resepsi pernikahan harus digelar dengan menerapkan protokol kesehatan serta jumlah tamu dibatasi maksimal 50 orang.

"Pernikahan bisa dilaksanakan, tapi terbatas yang hadir tamu maksimal 50 orang. Kalau lebih dari itu petugas di lapangan dapat langsung membubarkan baik oleh ASN maupun TNI-Polri," tegasnya.

Herdiat meminta kepada para ASN untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Baik di lingkungan kantor maupun di masyarakat.

"Kemarin saya kontrol keliling perkantoran, itu hand sanitizer banyak yang kosong. Itu harus diperiksa setiap hari jangan sampai kosong," katanya.

Herdiat menginstruksikan kepada para pegawai untuk kembali melaksanakan apel pagi secara terbatas. Bila pegawai lebih dari 100 orang dibagi 2 shift secara giliran.

"Apel dilaksanakan lagi tapi secara bergilir, mulai Senin depan tapi bergiliran. Supaya sekaligus berjemur di matahari," ujarnya.

Simak video '11 Januari, Pemerintah Perketat PSBB di Sejumlah Kota di Jawa-Bali':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)