Kasus Penusukan dan 5 ABK Hilang Dilimpahkan ke Polres Cilacap

Hakim Ghani - detikNews
Jumat, 01 Jan 2021 14:06 WIB
Kapal pengangkut nelayan korban pembunuhan terdampar di pantai sancang Garut
Kapal pengangkut nelayan terdampar di Pantai Sancang Garut. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut -

Polres Garut melimpahkan kasus penusukan dan hilangnya lima nelayan di tengah laut ke Polres Cilacap. Lokasi hilangnya kelima anak buah kapal (ABK) yang nekat loncat ke laut gegara seorang pria ngamuk ini diduga kuat berada di perairan Cilacap, Jawa Tengah.

Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono mengatakan saat ini pihaknya sedang melengkapi berkas penyelidikan awal dan pemeriksaan terhadap terduga pelaku serta korban selamat.

"Pemeriksaan awal kita lengkapi dulu," ucap Adi di Mapolres Garut, Jawa Barat, Jumat (1/1/2021).

Kapal ikan Makmur 03 berangkat dari kawasan Pacitan, Jawa Timur. Setelah tiga hari melaut mereka berada di kawasan Cilacap, Jawa Tengah, hingga akhirnya karam di kawasan Pantai Karang Gajah, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Menurut Adi, dalam kejadian tersebut seorang ABK ditusuk oleh pelaku bernama Ardi. Aksi itu dilakukan karena Ardi merasa tersinggung dengan perkataan ABK bernama Johan.

"Ada kalimat yang kurang pas jadi dia mengamuk. Jadi yang ditusuk itu hanya satu. Yang lainnya loncat," ucap Adi.

Setelah menusuk Johan, Ardi kemudian mendorongnya ke lautan. Karena merasa ketakutan, empat ABK lain ikut nyebur ke laut. Mereka ditinggal kapal yang dikuasai Ardi hingga kapal tersebut karam di perairan Garut.

(bbn/bbn)