Liburan ke Bogor Tanpa Surat Antigen, 40 Mobil Wisatawan Putar Balik

M. Sholihin - detikNews
Rabu, 30 Des 2020 18:25 WIB
Mobil Wisatawan di Puncak Bogor
Petugas mencegat mobil wisatawan di Puncak Bogor. (Foto: M. Sholihin/detikcom)
Bogor -

Satlantas Polres Bogor bersama petugas gabungan dari TNI, Satpol PP, BPBD dan PMI, menggelar operasi yustisi dan pemeriksaan surat hasil rapid antigen terhadap wisatawan yang datang ke kawasan Puncak, Bogor, Rabu (30/12/2020).

Hasilnya sebanyak 40 kendaraan diminta memutar arah karena penumpangnya tidak memiliki surat hasil tes rapid antigen. "Hari ini kita gelar operasi yustisi, sekaligus pemeriksaan surat keterangan hasil tes rapid antigen kepada pengendara yang masuk ke kawasan Puncak. Hasilnya ada 40 mobil yang kita minta memutar balik, karena tidak memiliki surat keterangan negatif COVID hasil rapid antigen," kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Bogor Ipda Ardian Novianto, Rabu (30/12/2020).

"Rata-rata yang kita minta putar balik itu mobil plat B dan plat A, mereka wisatawan," dia menambahkan.

Ardian menambahkan operasi penegakan protokol kesehatan juga digelar bersamaan. Hasilnya, ada 60 pengendara yang kedapatan melanggar protokol kesehatan lantaran tidak memakai masker dan lainnya.

"Untuk pelanggar protokol kesehatan ada 60 orang, semua diberi sanksi sosial. Kita berikan masker dan minta terus jaga protokol kesehatan," ucap Ardian.

Selain itu, petugas gabungan juga melakukan penertiban pedagang liar yang berdiri di kawasan Gunung Mas. Petugas juga membubarkan wisatawan yang berkerumun di perkebunan teh.

"Iya, tadi ada penertiban PKL juga, ada 22 lapak pedagang yang ditertibkan. Kita juga bubarkan kerumunan-kerumunan wisatawan di perkebunan teh. Operasi ini akan terus dilakukan, sampai 3 Januari 2021," kata Ardian.

"Lapak-lapak liar ini kan selain mengundang kerumunan, kemudian mengakibatkan kemacetan karena banyak pengendara yang menepi di bahu jalan," ucap Ardian.

(bbn/bbn)