Setiap RW di Cimahi Diminta Siapkan Rumah Kosong untuk Tempat Isolasi

Whisnu Pradana - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 14:54 WIB
Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana
Foto: Tri Ispranoto
Cimahi -

Kasus COVID-19 di Kota Cimahi terus mengalami penambahan hingga membuat ketersediaan ruang isolasi di rumah sakit terisi penuh.

Mengantisipasi lonjakan kasus yang terus terjadi, Pemerintah Kota Cimahi meminta jajaran pengurus RW di masing-masing kelurahan menyiapkan bangunan khusus untuk digunakan sebagai ruang isolasi darurat pasien COVID-19.

Ruang isolasi tersebut nantinya bisa digunakan untuk warga setempat yang terpapar COVID-19 sehingga tidak perlu dirujuk ke rumah sakit.

"Kami meminta jajaran RW menyiapkan rumah yang kosong atau tempat khusus. Jadi sewaktu-waktu bisa dipakai untuk tempat isolasi bagi warga setempat yang positif COVID-19," ujar Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana saat ditemui, Selasa (22/12/2020).

Ruang isolasi di enam rumah sakit di Kota Cimahi yang menangani kasus COVID-19 kini dipenuhi pasien. Wisma Bela Negara Siliwangi milik TNI yang disiapkan untuk tempat isolasi oleh Satgas COVID-19 Jabar juga belum beroperasi.

"Sekarang puskesmas di Cimahi Utara sudah bisa dipakai tempat isolasi. Kondisinya memang semua rumah sakit ruang isolasinya penuh. Maka jika ada rumah atau bangunan tidak dihuni bisa disiapkan menjadi tempat isolasi berkolaborasi dengan pemerintah," tuturnya.

Saat ini total kasus positif COVID-19 Kota Cimahi mencapai 1.840 kasus. Rinciannya 678 orang positif aktif, 1.108 orang dinyatakan sembuh, dan 54 orang meninggal dunia.

"Mayoritas orang yang positif aktif menjalani isolasi mandiri terutama yang tidak bergejala. Sementara untuk yang meninggal memang banyak, tapi kebanyakan karena comorbid," bebernya.

Pihaknya meminta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Kalau bukan warga Cimahi yang menjaga siapa lagi. Status Cimahi masih zona merah, kewaspadaan dan penanganan terus dilakukan. Tidak ada perayaan Natal dan Tahun Baru secara berlebihan sampai berkerumun," tandasnya.

Tonton video 'Maaf! Jika ke Jabar dan Hasil Tes Antigen Positif, Kamu akan Dipulangkan':

[Gambas:Video 20detik]



(ern/ern)