Datangi Polres Sukabumi, Puluhan Ulama Palabuhanratu Minta HRS Dibebaskan

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 21 Des 2020 16:34 WIB
Massa datangi Polres Sukabumi minta Habib Rizieq dibebaskan.
Foto: Massa datangi Polres Sukabumi minta Habib Rizieq dibebaskan (Syahdan Alamsyah/detikcom).
Sukabumi -

Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Ulama dan Masyarakat Palabuhanratu mendatangi Mapolres Sukabumi di Jalan Ahmad Yani, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Mereka datang meminta agar Habib Rizieq dibebaskan.

Dengan berjalan kaki mereka memasuki Mapolres melalui pintu gerbang utama melewati alat pemindai suhu tubuh yang dipasang di ujung gerbang. Beberapa petugas juga menyemprotkan hand sanitizer kepada mereka yang datang.

"Kedatangan hari ini dari habaib dan rekan rekan ulama, intinya ingin menyampaikan minta tolong kepada pengayom kami yang disini untuk menyampaikan aspirasi kami mengenai yang sudah kami sampaikan tadi mengenai peristiwa-peristiwa yang menimpa imam besar kami harapkan aparat di sini bisa menyambung lidah sampai ke aparat tertinggi dari hati yang sangat terdalam," kata Habib Abdurrahman Bin Sumaith perwakilan massa kepada awak media, Senin (21/12/2020).

Habib Abdurrahman juga meminta agar aspirasinya didengar dan disampaikan ke pimpinan tertinggi Polri. "Mudah mudahan dengan adanya apa yang kita lakukan ini yang di atas yang tertinggi itu mendengar aspirasi kami dan mengabulkan keinginan kami, biar Habib Muhamad Rizieq Shihab bebas tanpa sarat dan bisa berkumpul dengan keluarganya dengan istrinya bersenda gurau kembali, beraktivitas seperti semula, mengajar menciptakan ulama lagi hanya itu inti kita," ujarnya.

Pantauan detikcom, meski hujan turun massa terlihat berbaris rapih di area upacara Mapolres Sukabumi. Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif dan Wakapolres Kompol Sigit terlihat berhadap-hadapan dengan massa.

"Datang dengan protokol kesehatan Kita karena banyak melihat di tempat-tempat lain masa kita mau ambil yang kurang bagus. Kita bikin percontohan untuk tempat lai, mudah mudahan ini menjadi sejarah sekaligus buat percontohan daerah daerah lain kalau kita lakukan seperti ini Insya Allah aparat-aparat tertinggi dan lainnya bisa mendengar apa permohonan kami," ucap Habib Abdurahman.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi mengatakan kedatangan ulama dan habib di Palabuhanratu adalah untuk menyampaikan aspirasi. Ditegaskan Lukman, hal itu adalah hak sebagai warga negara dan pihaknya tidak melarang selama aksi itu dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Tadi yang datang ke polres itu adalah forum silaturahmi ulama Palabuhanratu, kita menghimbau kepada beliau-beliau untuk mematuhi protokol kesehatan, seperti yang terlihat tadi karena situasi hujan kita persilahkan mereka itu untuk masuk ke lingkungan polres yang pertama untuk melindungi masyarakat umum agar tidak macet, yang kedua kita persilahkan beliau itu untuk masuk ke polres namun tadi keinginan beliau itu ingin bersama sama di depan, kita terima tadi hujan-hujanan, kita pun sama sama hujan-hujanan," ucapnya.

"Dan Alhamdulillah masyarakat yang mematuhi protokol kesehatan tadi terwujud, tadi masuk satu persatu di test suhu dulu, diberikan hand sanitizer satu persatu dengan tertib dan pada saat menyampaikan aspirasi pun melaksanakan protokol kesehatan dengan menjaga jarak itu yang diharapkan dan sudah di laksanakan dengan tertib bagaimana layaknya warga negara indonesia yang baik," kata Lukman.

"Jadi permintaannya untuk menyampaikan aspirasi dari rekan0rekan saudara kita ulama di Palabuhanratu kepada pimpinan di Polri. Sudah kita terima saja dan kita laksanakan pengamanan. Yang terpenting kan pengamanannya dan yang terpenting itu semua protokol kesehatan. Aspirasi mereka tentu kami akan tampung dan sampaikan," ujar Lukman menambahkan.

(sya/mso)