Malam Nataru di Sukabumi, Polisi Awasi Miras dan Tempat Hiburan Malam

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 21 Des 2020 10:43 WIB
Polisi mengawasi senjata tajam dan tempat hiburan malam saat nataru
Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif (Foto: Syahdan Alamsyah)
Sukabumi -

Polres Sukabumi menggelar pasukan untuk persiapan pengamanan malam natal dan tahun baru (nataru). Minuman keras, tempat hiburan malam (THM) mendapat sorotan serius, selain itu larangan kerumunan juga jadi prioritas aparat kepolisian.

Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif mengatakan sosialisasi dan imbauan sudah mulai dilakukan oleh personel gabungan, mulai dari aturan dan larangan kerumunan serta tidak menyelenggarakan kegiatan yang berpotensi melanggar aturan.

"Pertama di setiap tempat yang biasanya orang orang berkerumun, orang orang untuk melaksanakan pesta pergantian tahun baru dan sekarang kita sudah mulai melaksanakan sosialisasi agar saudara-saudara kita melaksanakan pergantian tahun baru di rumahnya masing masing dengan keluarga," kata Lukman kepada detikcom, Senin (21/12/2020).

Selain sosialisasi dan imbauan, kepolisian juga akan menegakkan Perda Kabupaten Sukabumi Nomor 7 Tahun 2015 tentang Minuman Beralkohol. Lokasi yang kedapatan menyimpan dan menjual miras akan dirazia oleh aparat gabungan.

"Kita sepakat melaksanakan razia miras, petasan, razia narkoba senjata tajam dan lain sebagainya. Sehingga nanti malam tahun baru semua dilaksanakan dengan hikmat, karena situasi pandemi COVID- 19 sudah selayaknya melaksanakan dengan doa bersama agar pandemi COVID 19 ini semua segera berakhir," lanjut Lukman.

Soal zero miras, Lukman mengatakan pihaknya akan melakukan operasi gabungan khususnya dengan Satpol PP yang menjadi tonggak penegakan peraturan daerah.

"Dengan adanya razia miras di harapkan masyarakat Sukabumi ini karena sudah jelas Perdanya baik itu aturannya soal zero miras serta kami sebagai pemangku dalam bidang kamtibmas kita tidak ingin masyarakat Sukabumi terpengaruh oleh miras," ujar Lukman.

"Orang kalau sudah terpengaruh oleh miras pikurannya akan terganggu, sehingga tidak rasional lagi dalam melaksanakan aktivitasnya, sehingga kita mulai dari sekarang berupaya melaksanakan pencegahan agar masyarakat tidak mengkonsumsi miras ataupun obat-obatan yang dilarang," sambung Lukman.

Ketika ditanya soal Tempat Hiburan Malam (THM) yang mengadakan perayaan tahun baru, Lukman memastikan ia bersama aparat gabungan sudah memberikan imbauan dan koordinasi dengan pelaku usaha tersebut agar tidak mengadakan kegiatan di malam nataru yang berpotensi mengundang kerumunan.

"Saya dengan Satgas COVID 19 sudah melaksanakan langkah-langkah imbauan koordinasi dengan para pelaku usaha yang dimungkinkan nanti mengumpulkan orang orang kita himbau dari sekarang agar rekan kita ini tidak melakukan pengumpulan masa berpesta menyiapkan musik dan sebagainya sehingga masyarakat kita harapkan tidak datang ke tempat tersebut," pungkasnya.

Kepolisian akan melibatkan 800 personel gabungan dari TNI - Polri, Pemkab Sukabumi, Satpol-PP, BPBD dan unsur terkait lainnya baik dalam cipta kondisi sekaligus antisipasi penyebaran COVID-19.

Tonton video 'Lonjakan Penumpang Mulai Terlihat di Pelabuhan Merak Jelang Libur Nataru':

[Gambas:Video 20detik]



(sya/mud)