Mengeluh Demam-Nyeri Otot, 76 Warga Bandung Barat Terjangkit Chikungunya

Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 18 Des 2020 15:31 WIB
Ilustrasi nyamuk
Foto: Ilustrasi (Thinkstock).
Bandung Barat -

Sebanyak 76 orang warga satu RW di Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terjangkit Chikungunya.

Dinas Kesehatan KBB kemudian mengecek ke lokasi warga yang terserang Chikungunya. Warga mengeluhkan demam hingga nyeri otot usai digigit nyamuk Aedes Albopictus yang menyebabkan chikungunya.

"Ada 76 warga di Desa Cihanjuang yang gejalanya mirip Chikungunya, yakni mengeluh demam, nyeri otot, dan sendi lemas," ungkap Kepala Dinas Kesehatan KBB Hernawan Widjajanto saat dihubungi, Jumat (18/12/2020).

Ke 76 warga tersebut diserang Chikungunya sejak beberapa pekan terakhir. Oleh sebab itu pihaknya langsung melakukan pemberantasan sarang nyamuk agar tidak menyerang lebih banyak warga lainnya.

Upaya fogging dinilai efektif untuk memutus mata rantai chikungunya. Hal tersebut lantaran karakteristik penularan chikungunya sama seperti penularan Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Penularannya Chikungunya ini sama seperti DBD. Nyamuk Aedes Albopictus itu akan berkembangbiak di tempat-tempat yang lembab dan ada airnya. Jadi fogging salah satu yang efektif mematikan jentik nyamuk," ucapnya.

Pihaknya mengimbau warga untuk mengantisipasi munculnya jentik nyamuk di tempat-tempat lembab. Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan sehingga pola hidup bersih dan sehat harus diterapkan.

"Bisa juga dilakukan dengan menabur bubuk abate atau ikan pemakan jentik pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan. Atau memakai obat nyamuk, dan tidak menggantung baju dalam rumah yang bisa jadi tempat bersarangnya nyamuk," ujarnya.

(mso/mso)