Lonjakan Kasus COVID-19 Tinggi di Jabar, Bakal PSBB Lagi?

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 15:43 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Bandung -

Penambahan kasus baru COVID-19 di Jawa Barat telah dua kali berturut-turut menyalip DKI Jakarta, dan menjadi penyumbang kasus infeksi virus Corona terbanyak di Indonesia pada 15 dan 16 Desember 2020 lalu.

Dilihat dari laman Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar), rata-rata penambahan kasus baru di Jabar di atas 1.000 per harinya. Paling tinggi terjadi pada 16 Desember dengan tambahan 1.434 kasus, angka tersebut menjadi yang kedua terbanyak setelah 3 Desember lalu dengan 1.648.

Ketua Harian Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Jabar Daud Achmad mengatakan, saat ini Jabar memiliki kebijakan PSBB secara proporsional yang kewenangan penerapannya, ada di kabupaten/kota.Melihat penambahan kasus baru COVID-19 di atas 1.000 per hari, apakah Jawa Barat akan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara menyeluruh ?

"Belum ada rencana, sementara ini diserahkan kepada kebijakan Bupati atau Walkot," ujar Daud saat dikonfirmasi lewat ponselnya, Kamis (17/12/2020).

Ditemui terpisah, Daud menjelaskan beberapa daerah mengalami lonjakan kasus yang tinggi seperti di Kota Depok, Sukabumi dan Bekasi. Walau begitu, menurut dia, temuan tersebut dikarenakan makin masifnya pengetesan di daerah tersebut.

Terkait angka yang dilaporkan pemerintah pusat, Daud mengatakan masih ada kendala pada sistem pada sistem pelaporan kasus COVID-19 ke pusat. Ia mencontohkan, dari 1.434 kasus yang diumumkan pusat, sedianya penambahan kasus di Jabar hanya 1.351 kasus.

Artinya selisih 100 kasus tersebut, ujarnya, sebagian merupakan data yang lama dan baru terlaporkan. "Ini juga data pusat sempat ada kasus 1.200 tapi yang barunya hanya 600," ujar Daud.

Penambahan kasus COVID-19 yang terdeteksi sekarang berasal dari berbagai klaster, tetapi mayoritas berasal dari klaster keluarga. Oleh karena itu, ia menekankan agar masyarakat lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun serta tak berkerumun.

(yum/mud)