Pusdik TNI di Jabar Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Pasien Corona

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 14 Des 2020 14:52 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi Corona. (Ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

Pemprov Jabar akan menambah gedung isolasi untuk warga terpapar COVID-19. Salah satunya menyiapkan Pusdik milik TNI yang ada di Jabar.

"Masalah di Jabar okupansi rumah sakit ada di 75 persen sehingga 15 gedung minggu ini sebagian sudah disiapkan, termasuk tadi ada tambahan dari pak KSAD, Pak Jenderal Andika, bahwa pusdik termasuk Secapa akan disumbangkan sebulan ke depan untuk penambahan ruangan isolasi," ujar Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat telekonferensi pers di Gedung Sate, Bandung, Senin (14/12/2020).

Emil, sapaannya, mengatakan penambahan gedung tersebut guna menutupi kekurangan yang ada. Sebab, kata dia, okupansi ruang isolasi tiap harinya berubah.

"Tapi bahwa gedung yang ada itu sudah luar biasa untuk menutupi kekurangan sehingga Minggu depan harusnya bisa dilaporkan tingkat keterisian harusnya turun, mungkin bisa turun dengan bertambahnya jumlah bed dan ruangan isolasi," kata Emil.

Ditanya terkait penambahan gedung dengan jumlah tenaga kesehatan, Emil mengaku masih melakukan pengkajian. Terlebih terkait ada tidaknya penambahan tenaga kesehatan untuk di gedung-gedung baru.

"Jadi jumlah gedung dengan SDM tidak imbang, makanya tadi saya tugaskan apakah penambahan gedung ini bisa di-cover oleh tenaga kesehatan yang ada dan TNI, kedua apakah bisa subsidi silang? Karena Jabar ini kan luas, jadi ada daerah yang bebannya rendah itu kita BKO-kan ke daerah yang bebannya tinggi, itu satu opsi. Opsi terakhir adalah perekrutan relawan kesehatan, ini sedang dihitung," tutur Emil.

(dir/bbn)