Bawaslu Dalami Dugaan Politik Uang di Pilkada Indramayu

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Minggu, 13 Des 2020 14:01 WIB
Ilustrasi money politics
Foto: Ilustrasi oleh Basith Subastian
Bandung -

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Indramayu tengah mendalami dugaan praktik politik uang sehari sebelum proses pencoblosan. Diduga ada paslon yang menyebar amplop berisi uang kepada masyarakat.

"Terkait penanganan dugaan money politik, masih diproses di Bawaslu Indramayu," ujar Koordinator Divisi Pemilu Bawaslu Jawa Barat Zaki Hilmi saat dihubungi, Minggu (13/12/2020).

Zaki mengatakan temuan tersebut bermula dari adanya laporan. Berdasarkan laporan yang masuk, kata Zaki, ada sejumlah warga yang mendapat 'serangan fajar' sehari sebelum pencoblosan atau pada Selasa (8/12) lalu.

"Itu pembagian uang di malam hari H, serangan fajar, tapi kita apresiasi juga masyarakat yang proaktif melaporkan, jadi itu diketahui oleh elemen masyarakat dan Bawaslu memproses," tuturnya.

Pihaknya belum menjelaskan secara lebih rinci terkait hal tersebut. Termasuk pihak yang membagikan. Namun yang pasti, ada sejumlah warga di dua kecamatan Indramayu yang mendapatkan amplop.

"Ada yang 25 (ribu rupiah) ada yang 20 ribu, satu amplop ya, karena waktu itu diketahui membawa amplop," katanya.

"Ada yang sudah terdistribusi, ada yang tidak, cuma pada saat dilaporkan ada kisaran 20 amplop," kata dia menambahkan.

(dir/mso)