PSBB Bandung, Begini Aturan di Perkantoran, Mal dan Rumah Ibadah

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 13:30 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi Corona (ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

Pemkot Bandung kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional selama 14 hari atau berlaku sejak 4 Desember 2020. Dalam pelaksanaannya ada sejumlah relaksasi kegiatan yang dikurangi untuk mengurangi penyebaran COVID-19.

Merujuk kepada Perwal Kota Bandung Nomor 73 Tahun 2020, setidaknya ada sejumlah kegiatan yang diatur kembali relaksasinya. Apa saja aturan mainnya?

1. Perkantoran

Selama masa PSBB proporsional di Kota Bandung, pelaksanaan pekerjaan bagi karyawan diutamakan sebanyak 70 persen dari rumah atau Work From Home (WFH) dari jumlah pegawai. Dalam hal pertemuan, maka pertemuan diutamakan secara daring. Kalau pun harus melakukan tatap muka, maka peserta pertemuan dibatasi paling banyak 30 persen dari kapasitas ruang pertemuan.

Terkait jam kerja, untuk semua tempat kerja atau perkantoran di lingkungan pemerintah daerah atau BUMD dilakukan secara normal. Sementara untuk jam kerja perkantoran swasta dibatasi mulai dari jam 08.00 WB - 16.00 WIB.

2. Pertokoan, Pasar Tradisional dan Mal

Salah satu poin penting dari pengurangan relaksasi di pertokoan atau mal, adalah soal jumlah pengunjung yang dibatasi paling banyak 30% dari kapasitas gedung, ruang atau tempat duduk.

Tidak diperkenankan di pusat perbelanjaan atau mall untuk membuka kegiatan usaha untuk spa, karaoke, salon kecantikan, klinik kecantikan, pijat/refleksi dan arena bermain anak. Untuk kegiatan di restoran, rumah makan dan kafe tidak menyediakan sajian makanan dalam bentuk buffet/prasmanan.

Selanjutnya
Halaman
1 2