Ini 2 Opsi Rekayasa Jalur di Seputaran Flyover Jalan Jakarta-Supratman

Wisma Putra - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 18:13 WIB
Pembangunan flyover Jalan Jakarta-Supratman, Bandung, terus dikebut. Flyover itu ditargetkan rampung pada akhir tahun 2020.
Flyover Jalan Jakarta-Supratman di Kota Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung -

Flyover Jalan Jakarta-Supratman, Kota Bandung, diuji coba pada Senin-Selasa (7-8/12/2020) mendatang. Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung Khoirul Rizal mengatakan pihaknya sudah survei lapangan untuk meninjau persiapan dan memetakan rekayasa jalur.

"Terhitung hari ini kami sudah menurunkan personel untuk melakukan survei, di pagi dan sore meliputi traffic counting, perhitungan volume arus lalu lintas dengan kondisi eksisting yang sekarang berlaku. Juga survei kecepatan, di beberapa titik kami lakukan survei dan survei interview ke masyarakat," kata Rizal di Balai Kota Bandung, Jumat (4/12/2020).

- Pola Satu Arah

Untuk pola arus lalu lintas satu arah, dari arah flyover Pelangi (Antapani) tidak ada perubahan arus lalu lintas. Tetap berlaku seperti sekarang.

"Kemudian Jalan Bogor, yang saat ini dari Jalan Jakarta ke Jalan Ahmad Yani, kemudian dari Ahmad Yani boleh belok kanan ke arah Cicadas, boleh juga belok ke arah kiri ke Kosambi, nantinya hanya boleh belok kanan saja," tutur Rizal.

Lalu, untuk flyover yang baru itu dari Jalan Jakarta ke Supratman semua naik ke flyover ke atas. "Sisi kanan flyover Jakarta Karpet hanya digunakan kendaraan yang mau mengarah ke Cicadas dari Jalan Jakarta. Kemudian sisi kiri depan KFC tidak boleh lurus ke arah Supratman, tapi belok kiri ke Ahmad Yani lurus tidak boleh belok kanan ke arah Bengawan, tapi lurus. Nanti di Jalan Ahmad Yani kita akan pasang water barrier agar tidak ada kendaraan yang tekuk kanan," ucap Rizal.

Kemudian dari Jalan Jakarta, boleh ke kiri ke Jalan Sukabumi, tapi tidak boleh ke Jalan Cianjur. "Jalan Cianjur itu, pola seperti sekarang, dari Jalan Ahmad Yani ke Jalan Sukabumi. Kalau saat ini boleh ke kanan saja, kalau nanti boleh juga ke kiri satu arah dikanalisasi pakai traffic count untuk menuju Jalan Jakarta dan Ahmad Yani," ujarnya.

Dari arah Jalan Ahmad Yani depan kantor Disbudpar Kota Bandung atau SPBU boleh lurus ke Cicadas, tidak ada hambatan traffic light karena dimatikan. "Boleh juga ke kiri ke Supratman, belok terus tidak ada tundaan. Kemudian dari Jalan Bengawan, tidak boleh ke kanan Jalan Ahmad Yani, tapi ke kiri boleh langsung ke bawah flyover langsung ke Cicadas," ucap Rizal.

"Kalau dari Jalan Bwngawan, belok kiri ke Ahmad Yani yang dibelakang SPBU hanya boleh belok kiri lagi ke arah Supratman," tambahnya.

Dari Jalan Supratman, tidak boleh naik flyover Jalan Jakarta tapi semua belok kiri ke Cicadas. "Itu polanya, penanganan dampak dari pola pertama itu u-turn di turunan flyover itu ditutup, untuk mencegah terjadi kecelakaan," kata Rizal.