Isolasi Pasien Corona di Wisma Haji Tasikmalaya Minim Pengawasan

Deden Rahadian - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 12:56 WIB
Tempat isolasi pasien Corona di wisma haji Tasikmalaya minim pengawasan
Tempat isolasi pasien Corona di wisma haji Tasikmalaya minim pengawasan (Foto: Deden Rahadian)
Tasikmalaya -

Belasan pasien Covid-19 menjalani isolasi terpusat di Wisma Haji Kabupaten Tsikmalaya. Sayangnya, sejak dioperasionalkan pekan lalu, Wisma Haji ini minim pengawasan petugas medis.

Pantauan di lapangan Jumat (04/12/2020) sekitar pukul 09.00 WIB, tidak terlihat penjagaan petugas sejak pintu masuk. Gerbang masuk hanya diberi sekat barier serta bangku. Tidak satupun pengumuman yang menyatakan wisma haji digunakan lokasi isolasi mandiri terpusat.

Padahal lokasi wisma haji berada di kawasan gedung Islamic Center, kantor ormas dan lembaga keislaman lain yang banyak dikunjungi warga.

Ironisnya lagi, tidak terlihat tenaga kesehatan bertugas di gedung wisma haji. Bahkan, pasien terpapar Covid-19 bebas keluar gedung untuk olah raga tanpa pendampingan petugas medis.

"Kami akui memang beberapa hari ini tidak ada petugas kesehatan yang menetap menjaga di lokasi wisma haji," ucap Hening Widiatmoko, Pjs Bupati Tasikmalaya di temui di Mesjid Agung Baiturrahman, Bojong Koneng Jumat (04/12/2020).

"Penyebabnya memang karena shif petugas dari dinas kesehatan yang jadwalnya bermasalah. Jadi kadang yang ditugaskan di wisma haji dia harus mengerjakan tugas lain di luar. Jadi dia ini terpaksa tinggalkan wisma haji," kata Hening.

Satgas Covid-19 mengaku tetap menyediakan dokter yang bisa di kontak 24 jam, meski tidak menetap di wisma haji.

"Kita siapkan dokter yang on call 24 jam yah untuk pasien ini," pungkas Hening.

Kebutuhan konsumsi pasien terpapar Covid-19 juga dipenuhi aparat yang tidak gunakan alat pelindung diri lengkap. Hal ini membuat resah masyarakat sekitar. Mereka khawatir pasien terpapar Covid-19 bebas keluar masuk hingga menularkan pada warga sekitar wisma haji.

"Khawatir sih pak, karena ini areal wisma haji gerbangnya ajah dibuka. Terus hanya ada satpam yang jaga. Kasihan pak. TNI dan Polisi ada juga pak. Malahan mereka yang beberapa kali terlihat antar makanan untuk pasien Covid 19."Kata warga sekitar yang enggan disebut namanya.

Data Sigesit 119, jumlah kasus covid 19 di Kabupaten Tasikmalaya menembus angka 619 orang.

(mud/mud)