Muhamad-Saras Mau Bikin Aplikasi Panic Button Jaga Keamanan Tangsel

Bahtiar Rifai - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 23:15 WIB
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (tengah) bersama Sekretaris Tim Pemenangan Muhamad-Sara, Wanto Sugito (kanan).
Cawawalkot Tangsel Saraswati (Foto: dok. Istimewa)
Tangerang Selatan -

Pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati rencananya akan membuat panic button untuk respons cepat keamanan warga mulai dari soal kriminalitas, terorisme sampai narkoba. Hal ini tertuang dalam uraian visi misi keamanan di Tangsel.

Muhamad berkata bahwa Tangsel banyak pencurian motor. Pencurian bisa di subuh hari bahkan narkoba yang luar biasa maraknya. Tapi, masalah penertiban ini masih minim dan membuat warga kurang nyaman.

"Narkoba luar biasa, penertiban umum jadi persoalan," kata Muhamad di sesi penajaman visi misi debat Pilkada Tangsel, Kamis (3/12/2020).

Saras menambahkan bahwa kekerasan perempuan dan anak saat ini banyak peningkatan. Tangsel saat ini sudah memiliki ratusan aplikasi tapi warga banyak yang tidak tahu cara penggunaannya. Ia mau ada efisiensi ratusan aplikasi tersebut dan salah satunya dibuat untuk panic button seperti di DKI Jakarta melalui nomor 112.

"Kita bisa efisiensi yang sudah ada dan memastikan keamanan warga dan kita harap bisa kerjasama dengan DKI yang ada nomor 112 yang cukup dikenal," tambahnya.

Sehingga ke depan menurtunya jika ada warga yang mengalami persoalan keamanan bisa menggunakan aplikasi itu dan tim cepat tanggap langsung turun dan mengatasi masalah. Termasuk jika ada hal berkaitan dengan perlindungan atas kekerasan.

"Ini hanya perlu didorong danika ada kekerasan terjadi bisa segera ditangani,"pungkasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2