Positif COVID-19, Wadir RSUD Banjar Meninggal Dunia

Faizal Amiruddin - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 11:09 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Banjar -

Kabar duka menyelimuti satuan tugas penanganan COVID-19 Pemkot Banjar. Wakil Direktur RSUD Banjar Redi meninggal dunia dengan status positif COVID-19.

"Ya kami kehilangan sosok pekerja keras, almarhum orang baik. Meninggal dunia tadi pagi, tapi ada penyakit bawaan yaitu penyakit jantung," kata juru bicara Satgas penanganan COVID-19 Pemkot Banjar Agus Nugraha, Kamis (3/12/2020).

Agus menjelaskan pekan lalu usai mengikuti rapat di kantor Inspektorat Daerah, Redi sempat mengeluhkan tidak enak badan. Kemudian menjalani tes swab dan hasilnya positif lantas dirawat di RSUD Banjar.

"Awalnya istri beliau terlebih dulu yang dinyatakan positif Corona, anaknya pun positif," kata Agus. Dia menambahkan kluster ini sudah ditangani oleh Pemkot Banjar.

Sementara itu kasus Corona di Kota Banjar yang sudah dinyatakan zona merah kian mengkhawatirkan dengan penambahan kasus positif yang terjadi setiap hari. "Corona di Kota Banjar saat ini sudah serius, masyarakat harus waspada," kata Agus.

Tenaga kesehatan saat ini sudah kewalahan. Kapasitas ruang isolasi baik di RSUD Banjar dan RSU Asih Husada Langensari sudah penuh. Akibatnya banyak pasien positif Corona yang terpaksa isolasi mandiri di rumahnya.

"Ada sekitar 20 pasien positif Corona yang belum bisa dirawat di ruang isolasi. Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Tentu itu menyimpan kerawanan terjadinya penularan," kata Agus.

Mengatasi kondisi ruang isolasi RSUD Banjar dan RSU Asih Husada yang sudah penuh, Pemkot Banjar saat ini tengah mempersiapkan alih fungsi sementara kawasan sport center Langensari menjadi fasilitas ruang isolasi.

"Kemarin sudah rapat, diputuskan untuk menyiapkan sport center Langensari jadi ruang isolasi. Tapi kendalanya kami sudah kekurangan tenaga kesehatan. Kalau terkait sarana prasarana, Pemkot akan mengusahakan. Mau tidak mau harus menyiapkan anggaran. Corona di Banjar sudah sangat serius," kata Agus.

Sementara itu data per Rabu (2/12/2020) kasus positif Corona di Kota Banjar mencapai 193 kasus. Dengan rincian 87 kasus positif aktif, 104 kasus positif sembuh dan 2 kasus meninggal dunia.

(mso/mso)