Polisi Tegaskan Kasus Kerumunan Megamendung Berlanjut Meski HRS Minta Maaf

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 10:50 WIB
Habib Rizieq Syihab Hadiri Acara Dialog 212 Secara Virtual
Habib Rizieq Shihab menghadiri acara dialog 212 secara virtual. (Foto: dok. Istimewa)
Bandung -

Habib Rizieq Shihab diketahui telah meminta maaf atas kerumunan yang terjadi sepulangnya ke Tanah Air, termasuk kerumunan di Megamendung Bogor. Meski dia minta maaf, polisi menegaskan penyidikan kasus itu tetap berlanjut.

"Selama ini proses masih berjalan," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat dimintai konfirmasi, Kamis (3/12/2020).

Erdi mengatakan proses penyidikan atas kasus itu tetap berlangsung. Penyidik saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
Sudah ada belasan saksi yang diperiksa selama dua hari berturut.

Selama ini proses masih berjalan, karena sekarang masih ada pemanggilan saksi-saksi. Saksi yang telah diperiksa terdiri dari perangkat kewilayahan di Megamendung hingga unsur pemda Bogor. Sementara itu, pihak penyelenggara dijadwalkan akan diperiksa pada 8 Desember 2020.

"Selama ini masih berjalan. Karena sekarang masih ada pemanggilan saksi-saksi," tuturnya.

Seperti diketahui, pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengunjungi Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor. Para santri antusias menyambut kedatangan Rizieq.

Dalam kegiatan itu, terjadi kerumunan massa. Sebagian massa bahkan ada yang tak mengenakan masker.

Belakangan, Rizieq meminta maaf atas kerumunan yang terjadi setelah dirinya pulang ke Indonesia. Kerumunan sendiri diketahui terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, Petamburan, dan Megamendung.

"Sekali lagi saya minta maaf kalau dalam kerumunan-kerumunan tadi buat keresahan atau membuat pihak-pihak yang tidak nyaman atau apa namanya... melakukan pelanggaran. Itu di luar keinginan, tanpa kesengajaan, dan itu memang antusias umat rindu, cinta," ujar Habib Rizieq dalam dialog nasional 212 seperti disiarkan akun YouTube FPI, Rabu (2/12/2020).

Habib Rizieq mengungkapkan kerumunan yang terjadi di sejumlah titik itu di luar kendalinya. Dia menyebut ribuan personel laskar sudah berusaha mencegah kerumunan tersebut, namun antusiasme massa tak bisa dibendung.

"Saya minta maaf kepada semua masyarakat kalau kerumunan di Bandara, di Petamburan, di Tebet, di Megamendung, terjadi suatu penumpukan yang memang di luar kendali karena antusias," ujar dia.

(dir/mso)