Massa Nonton Bola Tarkam di Serang Abai Prokes, Satgas: Kita Evaluasi!

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 02 Des 2020 20:07 WIB
Serang -

Satgas COVID-19 mengaku tidak tahu bakalan ada ribuan massa berkerumun di pertandingan bola antar kampung di Gelora Graha Cibogo, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Atas kejadian itu, Satgas akan mengevaluasi petugas di tingkat kecamatan.

"Saya baru tahu hari ini, pasti ada dilakukan demikian (evaluasi) kalau ada acara demikian. Kita evaluasi jajaran tingkat terbawah," kata Jubir Satgas COVID-19 Kota Serang Hari Pamungkas dikonfirmasi wartawan di Serang, Banten, Rabu (2/12/2020).

Menurutnya, tidak ada rekomendasi dari gugus tugas untuk warga melakukan kegiatan berkerumun atau berkumpul. Satgas di tingkat kecamatan sebetulnya bisa melakukan pembubaran jika ternyata abai protokol kesehatan.

"Cuma kemungkinan melihat kekuatan massa dan sama kekuatan APH (aparat penegak hukum), kan mempertimbangkan itu," tambahnya.

Pihak Muspika atau pimpinan di kecamatan juga sudah diberi edaran untuk tidak memberikan rekomendasi kegiatan berkerumun. Lantas karena sudah terjadi kerumunan saat pertandingan, pihaknya akan melakukan tracing juga diketahui ada yang positif Corona.

"Kalau misalnya ada kasus terkonfirmasi positif dilakukan Langkah itu," pungkasnya.

Sebelumnya, pertandingan bola antar kampung tersebut mengabaikan protokol kesehatan. Ribuan massa dari berbagai kampung datang namun tidak ada upaya pembubaran baik dari Satgas COVID-19 maupun pihak kepolisian.

Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada imbauan agar pertandingan tersebut dihentikan. Namun, panitia minta dilanjutkan dengan tanpa penonton.

"kemarin diimbau untuk dihentikan, dia minta ada main tapi tanpa penonton. Tapi kenyataan ada penonton," katanya.

Saat ditanya apakah tadi ada upaya pembubaran, ia mengaku sudah datang ke lokasi lapangan. Namun, saat datang pertandingan sudah usai.

"Tadi saya justru ke sana akhirnya sudah bubar," ujarnya.

(bri/mso)