Massa Berkerumun Nonton Bola Tarkam di Serang Abai Prokes, Ini Kata Polisi

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 02 Des 2020 18:57 WIB
Warga Nonton Tarkam di Kota Serang
Foto: Massa nonton tarkam di Kota Serang abai prokes (Bahtiar Rifa'i/detikcom)
Serang -

Ribuan orang berkerumun menyaksikan pertandingan sepak bola antar kampung atau tarkam di Gelora Graha Cibogo, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Mereka memadati lokasi pertandingan hingga abai terhadap protokol kesehatan COVID-19.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada imbauan agar pertandingan tersebut dihentikan. Namun, panitia minta dilanjutkan dengan tanpa penonton.

"kemarin diimbau untuk dihentikan, dia minta ada main tapi tanpa penonton. Tapi kenyataan ada penonton," kata Kasmuri saat dihubungi, Rabu (2/12/2020).

Saat ditanya apakah tadi ada upaya pembubaran, ia mengaku sudah datang ke lokasi lapangan. Namun, datang begitu pertandingan sudah usai.

"Tadi saya justru ke sana akhirnya sudah bubar," ujarnya.

Ia mengakui bahwa datang telat saat ke lokasi. Intinya, polisi menurutnya sudah melakukan upaya penghentian acara.

"Iya, saya ke situ telat sudah bubar. Saya datang ke situ bubar. Intinya Kapolsek sudah manggil dia (panitia) sudah dirilis juga di media online," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah melalui sambungan telepon, Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto mengaku baru tahu ada pertandingan bola yang dihadiri ribuan massa di Kecamatan Walantaka.

Ia mengaku sudah memberi instruksi ke polsek-polsek agar memantau kegiatan yang mengakibatkan kerumunan. Jika tidak dilakukan imbauan, maka harus dilakukan pembubaran.

"Dari kita tidak pernah mengeluarkan izin, saya baru tahu ini. Saya sudah bilang sama polsek, jangan sampai ada kegiatan, kita dari awal sudah bilang ke para kapolsek kalau ada kegiatan bisa dimonitor sehingga kalau ada pelanggaran segera ada upaya-upaya protokol kesehatan, imbauan sampai pembubaran," ujarnya.

Sebelumnya, ribuan penonton memadati pertandingan sepak bola final antar kampung berhadian kerbau di Walantaka. Pantauan detikcom di lokasi pukul 16.30 WIB, massa datang dari berbagai wilayah di Kota Serang. Warga berkerumun di sekeliling lapangan tanpa protokol kesehatan, sebagian bahkan tidak menggunakan masker.

(bri/mso)