11 ODHA di Jabar Terkonfirmasi Positif Corona, 2 Meninggal Dunia

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 12:50 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Bandung -

Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Jawa Barat melaporkan 11 orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) terpapar virus Corona. Dua di antaranya meninggal dunia selama masa pandemi COVID-19.

Koordinator Perencanaan dan Monev KPA Jawa Barat Sanding Bayu mengatakan ODHA tersebut meninggal karena tidak mengonsumsi obat antiretroviral (ARV) untuk mengobati HIV-nya.

"Kena Comorbid atau penyerta dari HIV, tapi 11 orang ini kita lacak lagi (kontak eratnya), memang belum dapat secara langsung, ini juga berdasarkan laporan dari kabupaten/kota seperti itu, tapi belum dilacak (tracing) sejauh mana untuk teman-teman ODHA ini," kata Sanding saat dihubungi detikcom, Selasa (1/12/2020).

Distribusi ARV pun sempat terkendala di pertengahan tahun ini karena pandemi. Selain itu, kata Bayu, ODHA juga sempat khawatir untuk mengambil obat ARV secara langsung ke layanan medis.

"Sebagai antisipasi kita akhirnya membuat sebuah kegiatan teman-teman ODHA tidak mengambil obat langsung di layanan. Kita bekerjasama dengan pendamping Teman Sebaya untuk membantu teman-teman ODHA mengambil obat, untuk memeriksa dirinya kalau perlu lewat telemedis," ujar Bayu.

"Kecuali kalau memang ada keluhan, baru ke pusat layanan, tetapi sekarang dengan protokol kesehatan yang ketat di beberapa layanan bisa menerima, pemeriksaan dengan protokol kesehatan, layanan bisa dibuka seperti biasa. Karena di awal, teman-teman ODHA khawatir kalau mengambil obat ke rumah sakit, pulang-pulang terpapar virus (Corona)," imbuhnya.

Seiring dengan masa adaptasi di masa pandemi, kata Bayu, distribusi ARV dari pusat kembali normal. Sedianya, pada pertengahan tahun ODHA masih bisa mengakses obat ARV tersebut.

"Saat awal COVID-19 ada permasalahan distribusi, memang dari pusat sendiri ketersediaan ARV sudah ada, Alhamdulillah sekarang sudah lancar. Waktu kemarin awal-awal pun akses ODHA ARV sebenarnya tidak ada masalah karena ada bantuan dari teman-teman di sini," katanya.

Hingga September 2020, tercatat 48.219 orang terkena HIV. Sedangkan, 11.462 berstatus AIDS dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. KPA Jabar pun merilis dalam akun media Instagramnya @kpa.jabar dari Januari hingga Juni 2020 dari 136.377 ibu hamil yang dites HIV, 389 di antaranya terinfeksi HIV.

Simak juga video 'Kemenkeu Bebaskan Pajak Impor Vaksin Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mso)