Kasus Corona di Banten Naik, Satgas: Jangan Sia-siakan Pengorbanan Nakes

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 10:21 WIB
Doctors at work during crisis of virus outbreak. Healthcare in covid 19 acute medical crisis
Ilustrasi (Foto: Getty Images/HRAUN)
Serang -

Satgas COVID-19 Banten meminta masyarakat bekerja sama untuk menerapkan protokol kesehatan karena kasus yang semakin meningkat. Tenaga kesehatan katanya saat ini sedang berjuang untuk menolong pasien terpapar.

"Jangan sia-siakan pengorbanan para tenaga kesehatan yang berjibaku menolong dan merawat untuk menyelamatkan penderita COVID-19," kata Jubir Satgas COVID-19 Pemprov Banten Ati Pramudji Hastuti di Serang, Senin (1/12/2020).

Satgas juga memberi imbauan ke masyarakat agar bekerja sama dengan pemerintah daerah soal penanganan dan pencegahan virus. Pemerintah katanya tidak bisa sendiri melakukan pencegahan jika dibantu dan berkolaborasi untuk menekan angka penularan positif.

"Kita membutuhkan kolaborasi bersama dengan masyarakat untuk dapat menekan angka penularan," ujarnya.

Jumah kasus di Banten pada hari ini totalnya 13.339 kasus positif. Yang dirawat ada 2.021 pasien di rumah sakit se-Banten. Kondisi ini menjadikan empat daerah yaitu Cilegon, Kabupaten Serang, Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang kembali berada di zona merah. Padahal, hanya tinggal beberapa hari jelang dilaksanakanya Pilkada Serentak 2020.

Kondisi ini menurut Ati menyebabkan ruang ICU dan rumah sakit dan karantina semakin penuh oleh pasien. Masyarakat dinilai lengah dan semakin mengabaikan protokol kesehatan. Warga juga semakin tidak empati padahal korban semakin banyak.

"Sampai ruang isolasi dan ICU COVID RS dan tempat karantina pun sudah penuh," tegasnya.

(bri/mud)