Satgas Sebut Kerumunan Perburuk Sebaran COVID-19 di Banten

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 09:23 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Serang -

Empat daerah di Banten yaitu Cilegon, Kabupaten Serang, Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kota Tangerang kembali menjadi zona merah penyebaran COVID-19. Perubahan zona tersebut salah satunya karena semakin tidak disiplinnya masyarakat terhadap protokol kesehatan dan diperburuk kebiasaan berkerumun.

"Masyarakat belum disiplin mematuhi protokol kesehatan, hal ini diperburuk oleh perilaku masyarakat yang berkerumun sehingga meningkatkan risiko penularan," kata Jubir Satgas COVID-19 Banten Ati Pramudji Hastuti, Selasa (1/12/2020).

Sejak diumumkan pandemi Corona pada sepuluh bulan lalu, masyarakat juga semakin lengah dan mengabaikan protokol kesehatan. Masyarakat, kata dia seolah tidak memiliki empati padahal semakin banyak korban karena terpapar virus mematikan tersebut.

"Sampai ruang isolasi dan ICU COVID RS dan tempat karantina pun sudah penuh," tegasnya.

Ati menegaskan faktor berubahnya zona penyebaran juga disebabkan mobilitas masyarakat yang semakin massif. Ia mencatat bahwa libur panjang dan cuti bersama bulan lalu jadi salah satu penyebab penyebaran di tengah masyarakat.

Di samping itu, ditemukan kondisi bahwa masyarakat takut untuk melakukan tes. Khususnya saat mereka mengalami gejala yang diindikasi Corona.

"Padahal jika masyarakat dites dan positif, akan dilakukan isolasi dan mencegah penularan kepada orang lain," tegasnya.

Pada Senin (30/11/2020) pukul 18.00 WIB, Satgas COVID-19 mengumumkan perubahan zona penyebaran virus. Padahal, hanya tinggal beberapa hari lagi akan diselenggarakan Pilkada Serentak 2020.

Berdasarkan data Satgas, khusus Kota Cilegon sudah dinyatakan zona merah sejak hampir dua pekan ke belakang. Namun, penambahan zona merah terjadi di Serang, dan Tangsel setelah sebelumnya di zona oranye dalam beberapa pekan terakhir.

Hanya Kabupaten Pandeglang yang saat ini masih di zona oranye bagi daerah yang menyelenggarakan Pilkada. Daerah ini memiliki pasien corona yang masih dirawat sebanyak 72 orang, sembuh 260 orang dan meninggal 11 orang.

Di Kabupaten Serang, jumlah pasien masih dirawat masih 262 orang, Kota Cilegon 78 orang, dan Tangsel di angka 453 orang.

Jumlah total kasus COVID-19 se-Banten sendiri dari delapan kabupaten/kota yaitu 13.339 kasus dengan jumlah pasien masih dirawat sebanyak 2.021 orang.

(bri/mso)