Update Kasus Corona Terbanyak di Bandung, Kiaracondong Salip Antapani

Wisma Putra - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 14:39 WIB
Wali kota bandung oded m danial
Foto: Siti Fatimah
Bandung -

Peningkatan kasus positif COVID-19 di Kota Bandung Jawa Barat terus terjadi. Hal itu dapat dilihat dari peta penyebaran COVID-19 di laman Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov) Kota Bandung.

Dari data yang dilihat, Senin (30/11/2020) pagi, sekitar Pukul 09.00 WIB kasus lima besar tertinggi terjadi di Kecamatan Antapani (40), Coblong (36), Arcamanik (35), Kiaracondong (35) dan Bojongloa Kidul (32).

Penambahan kasus terjadi dalam hitungan jam, Kecamatan Atapani yang tadinya memiliki kasus positif aktif terbanyak tersusul oleh Kecamatan Kiaracondong.

Dari data yang dilihat, sekitar Pukul 13.00 WIB, kasus lima besar tertinggi terjadi di Kecamatan Kiaracondong (43), Antapani (41), Arcamanik (41), Coblong (39) dan Bojongloa Kidul (32).

Perubahan kasus positif aktif COVID-19 pun juga terjadi di tingkat kelurahan, sekitar Pukul 13.00 WIB, kasus lima besar tertinggi terjadi di Kelurahan Antapani Kidul (18), Antapani Tengah (17), Dago (17), Cisaranten Kulon (15), Sukamiskin (13) dan Sukapura (13).

Namun dilihat kembali sekitar Pukul 13.00 WIB, kasus lima besar tertinggi terjadi di Kelurahan Sukamiskin (18), Antapani Kidul (18), Dago (18), Antapani Tengah (17) dan Cisaranten Kulon (15).

Sementara itu, untuk data keseluruhan kasus positif kumulatif mencapai 3.454 kasus, positif aktif 622 kasus, sembuh 2.679 orang dan meninggal dunia masih di angka 113 orang.

Peningkatan kasus ini, berimbas pada menipisnya jumlah tempat tidur untuk pasien COVID-19 di Kota Bandung. Hal tersebut, dikatakan Sekda Kota Bandung Ema Sumarna belum lama ini.

"Kemudian juga kita dihadapkan pada tingkat tempat tidur. Saat ini sudah ada di angka 90,37 persen, dari 789 tempat tidur sekarang terisi 713. Sisa 79 pun sudah waiting list," kata Ema.

Pemkot Bandung meminta agar aparat kewilayahan bergotongroyong untuk menangani COVID-19 bersama-sama. "Makannya, kita minta sekarang kepada pihak kecamatan agar menyiapkan rumah isolasi bagi yang OTG, kalau yang bergejala wajib ke rumah sakit," ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan penambahan tempat tidur untuk pasien positif COVID-19.

"Pak sekda sudah laporan kepada saya, kondisi terkahir memang seperti itu (meningkat). Tapi, insyaallah Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Bandung terus berupaya mencari solusi, di antaranya menambah tempat tidur," kata Wali Kota Bandung Oded M Danial di Masjid Al-Ukuwah di Jalan Watsukencana, Senin (30/11/2020).

Oded belum mengetahui, tambahan tempat tidur untuk pasien COVID-19 dimana saja. Saat ini, sedang disiapkan Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Bandung.

"Belum, sedang disiapkan, sedang berupaya," ujarnya.

(ern/ern)