Kasus Bertambah, Ruang Isolasi COVID-19 di Cimahi Penuh

Whisnu Pradana - detikNews
Selasa, 24 Nov 2020 13:55 WIB
Ilustrasi pasien di rumah sakit
Ilustrasi (Foto: dok. iStock)
Cimahi -

Ruang isolasi di sejumlah rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Cimahi sudah penuh. Rumah sakit rujukan COVID-19 di Cimahi di antaranya RSUD Cibabat, RS Avicena, RS Mitra Kasih, dan RS Dustira.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Cimahi Maria Fitriana mengungkapkan pihaknya saat ini tengah mencari solusi untuk mengatasi kondisi penuhnya ruang isolasi untuk pasien COVID-19.

"Iya, sudah penuh ruang perawatan khusus untuk pasien COVID-19. Sekarang sedang kita upayakan tetap bisa menampung," kata Maria, Selasa (24/11/2020).

Ruang isolasi di rumah sakit Kota Cimahi penuh karena tidak hanya merawat pasien asal Cimahi, tapi juga dari daerah lainnya, seperti dari Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Untuk sementara, jika ada tambahan pasien terkonfirmasi positif COVID-19, pasien harus melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan yang lebih ketat untuk mencegah penyebaran.

"Kita sedang cari jalan keluarnya. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) juga tidak bisa jadi rujukan karena penuh," bebernya.

Plt Direktur Utama RSUD Cibabat Reri Marliah mengatakan, dari 36 bed pasien khusus COVID-19 yang tersedia saat ini, semuanya sudah terisi. Rencananya pihaknya akan menambah kapasitas tempat tidur.

"Ada 36 bed dan semuanya sudah penuh. Rencananya akan menambah kapasitas tempat tidur, tapi masih dalam koordinasi dengan pihak terkait. Kan tidak bisa sembarangan," kata Reri.

Reri menjelaskan banyak pasien suspect yang datang ke RSUD Cibabat. Namun pihaknya terpaksa melakukan pemilahan karena memang kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk menampung pasien COVID-19.

"Banyak yang datang, seperti dari KBB, tapi kami lakukan pemilahan. Jika tanpa ada rujukan, akan kami rujuk kembali ke RSUD Cikalongwetan atau RSUD Cililin karena di tempat kami sudah penuh," tandasnya.

Saat ini kasus COVID-19 di Cimahi mencapai 906 kasus. Rinciannya, 269 orang positif aktif, 609 orang dinyatakan sembuh, dan 28 orang meninggal dunia.

(mso/mso)