Debat Pilkada Tangsel

Pendidikan dan Kesehatan Akan Jadi Perhatian Muhamad-Saraswati di Tangsel

Wisma Putra - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 22:44 WIB
Debat Pilkada Tangsel.
Foto: Debat Pilkada Tangsel (Istimewa).
Tangerang Selatan -

Dalam debat publik putaran pertama Pilkada Tanggerang Selatan, pasangan petahana Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan mendapat kesempatan untuk melemparkan pertanyaan kepada pasangan nomor urut 1 Muhammad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Dalam kesempatan itu dia meminta Muhamad untuk memaparkan capaiannya selama menjabat sebagai Sekda Tangerang Selatan. Dia juga juga meminta penjelasan terkait rencana Muhamad membawa Tangerang Selatan ke depan.

Cawalkot Muhamad menyatakan sebelum Tangerang Selatan berdiri dia sudah memikirkan arah pembangunan yang harus dilakukan. Dia menilai Tangsel membutuhkan peningkatan pelayanan dan kesejahteraan untuk masyarakat.

"Artinya Tangsel ada bukan hanya untuk politik atau menyedot APBN ke Tangsel. Tapi, benar-benar satu kebutuhan yang sangat dirasakan masyarakat Tangsel dan satu anugerah Tangsel bisa otonomi sendiri dan apa yang sudah dilakukan. Betapa sulit membangun sekolah, betapa sulit kita membangun rumah sakit dan Puskesmas," ucap Muhamad, Minggu (22/11/2020).

Bersama Rahayu Saraswati, Muhammad ingin punya Puskesmas di setiap kelurahan dan sekolah SMP Negeri. Hal itu menurutnya penting agar akses warga terhadap pendidikan dan kesehatan bisa lebih maksimal.

"Program saya, satu kelurahan satu Puskemas. Ini yang harus kita jawab juga, SMP juga setiap tahun masyarakat ribut. Bahkan sampai demo dan saya dicaci-maki oleh ibu-ibu karena anaknya tidak diterima di sekolah negeri dan merupakan persoalan yang harus dipecahkan," ungkapnya.

Muhammad juga menyoroti terkait persampahan yang menjadi permasalahan Tangsel klasi selama ini.

"Masalah persampahan juga harus sangat luar biasa diselesaikan. Kalau perlu kita jadikan ruang terbuka hijau, suapaya sampah bisa dialihkan ke teknologi lain yang ramah lingkungan dan pelayanan masyarakat juga masih kurang," ucapnya.

Kembali ke Benyamin, ia menyebut permasalahan pasti ada disetiap kota. Karena menurut dia merupakan dinamika dari penambahan penduduk.

"Ke depan kita akan mengalokasikan atau buat kebijakan-kebijakan program terkait kebijakan anggaran dan instrumen kebijakan lainnya untuk meningkatkan pembangunan di Kota Tanggerang Selatan," ujar Benyamin.

(wip/mso)