Debat Pilkada Tangsel

Nurazizah-Ruhamaben Pertanyakan Penangan Corona, Ini Kata Benyamin-Pilar

Wisma Putra - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 22:14 WIB
Nomor urut di Pilkada Tangsel (Foto: dok. KPU Tangsel)
Foto: Nomor urut di Pilkada Tangsel (Foto: dok. KPU Tangsel)
Tangerang Selatan -

Paslon calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan nomor urut 2 Siti Nurazizah-Ruhamaben melemparkkan pertanyaan kepada paslon nomor urut 3 Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan soal penanganan COVID-19.

Menurut Azizah, banyak orang mengatakan pemerintah gagal menangani masalah pandemi COVID-19 ini. Itu bisa dilihat dari penanganan soal kesehatan, seperti rumah sakit di Tanggerang Selatan grade nya turun dari C ke D.

Pertanyaan, Azizah langsung ditanggapi calon nomor urut 3 Benyamin Davnie. Menurut Benyamin, dia sebagai calon petahana sudah berupaya mengatasi pandemi COVID-19 di Tangsel secara maksimal.

"Memang persoalan kesehatan ini merupakan pelayanan paling mendasar kepada masyarakat. Selama COVID-19 kami sudah menangani, bahkan sudah mengalihkan anggaran lebih dari Rp 77 miliar APBD kita gelontorkan sejak awal tahun anggaran melalui berbagai dinas untuk menangani COVID-19 di Tangerang Selatan," kata Benyamin menjawab pertanyaan paslon 2.

Kemudian terkait penurunan grade rumah sakit dari C ke D, pihaknya akan terus menambah rumah sakit lainnya sebagai infrastruktur kesehatan bagi masyarakat.

"Rumah sakit yang sedang dibangun oleh Pemerintah Tanggerang Selatan yang dibangun di Pondok Betung dan Pakulonan akan melengkapi rumah sakit yang ada di RSU Kota Tanggerang Selatan. RSU Tangsel sudah mengikuti akreditasi sejak beberapa tahun lalu untuk naik kelas jadi tipe B, kita tahu sistem rujukan ini bertingkat dari Puskesmas, ke rumah sakit tipe D atau rumah sakit tipe C dan baru kepada rumah sakit tipe B sehingga tidak menumpuk di rumah sakit. Bahwa pernah turun sudah kita perbaiki data-data dari kementerian kesehatan," ungkapnya.

Pilar Saga Ichsan juga turun memberikan tanggapan terkait keberadaan fasilitas kesehatan di Tanggerang Selatan.

"Saat ini di Tanggerang Selatan kami memiliki rumah sakit tipe C, ke depannya dengan adanya rumah sakit tipe C yang akan dibuat di Serpong Utara dan Pondok Aren mudah-mudahan akan menambah fasilitas kesehatan di Tanggerang Selatan. Target kami setiap kecamatan miliki rumah sakit umum daerah sendiri, ada tipe B, C dan D, sehingga pelayanan publik bisa tertangani dengan baik diseluruh kecamatan dan kelurahan di Tanggerang Selatan," tambahnya.

Kembali ke Azizah, ia beranggapan layanan kesehatan bagi masyarakat belum maksimal. Bahkan menurut Azizah, pengalihan anggaran untuk COVID-19 di Tanggerang Selatan belum maksimal.

"Apa yang disampaikan kita akan melihat secara de facto, bahwa layanan kesehatan yang dirasakan masyarakat masih belum maksimal dan kalau kita lihat anggaran dalam kenangan COVID-19 saya lihat belum maksimal keberpihakannya. Refocusing itu, masih 15 persen padahal di daerah lain hampir 50 persen bisa dilakukan," ujarnya.

(wip/mso)