Debat Pilkada Tangsel

Tiga Paslon Unjuk Ide Atasi Masalah Kesenjangan Sosial di Tangsel

Wisma Putra - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 20:51 WIB
Nomor urut di Pilkada Tangsel (Foto: dok. KPU Tangsel)
Foto: Nomor urut di Pilkada Tangsel (Foto: dok. KPU Tangsel)
Tangerang Selatan -

Kota Tanggerang Selatan menjadi salah satu wilayah yang disinggahi banyak pendatang. Kesenjangan sosial, masih terjadi di kota ini. Lalu apa yang akan dilakukan tiga pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali Kota Tanggerang Selatan untuk menyelesaikan permasalahan ini?

Pasangan nomor urut 3 Benyamin Davnie menyebut banyak warga yang kehilangan pekerjaan di tengah pandemi COVID-19. Untuk itu dia bersama pasangannya Pilar Saga Ichsan akan berupaya untuk mendorong kemajuan di Tangerang Selatan melalui pengembangan ekonomi kreatif.

"Seperti kami sampaikan fenomena penambahan penduduk dengan usia produktif dengan situasi COVID-19 ini banyak yang hilang lapangan kerja, kami akan terus meningkatkan keterampilan untuk mendorong ekonomi kreatif," kata Benyamin Davnie dalam debat publik putaran pertama, Minggu (22/11/2020).

Sementara itu, Pasangan calon no urut 1 Muhamad mengatakan, penduduk Tangsel heterogen. Tangsel bukan hanya miniatur Indonesia tapi dunia.

"Terkait lapangan kerja kami sangat konsen bagaimana anak muda kita, kami ciptakan peluang untuk bekerja anak-anak muda kita," kata Muhammad didampingi Cawawalkot no urut 1 Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Sementara itu, cawalkot nomor urut 2 Siti Nur Azizah Ma'ruf mengatakan pemerintah harus hadir di tengah masyarakat dan harus ada keberpihakan dalam proses pembangunan.

"Kesenjangan perlu ada political will state harus ada keberpihakan anggaran dan mendorong partisipasi masyarakat," ujarnya.

Siti menyebut, ia bersama wakilnya Ruhamaben akan wujudkan wirausaha baru. "Mendorong wirausaha baru dan mendorong klaster ekonomi rakyat, masyarakat diminta mendorong gerakan ekonomi Tangsel sangat penting di situasi COVID-19 ini," ujarnya.

(wip/mso)