Belasan Karyawan Positif COVID-19, Toko Alkes-Apotek di Cirebon Ditutup

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 17 Nov 2020 17:21 WIB
Toko alkes hingga apotek di Cirebon ditutup karena karyawan positif Corona
Toko alkes hingga apotek di Cirebon ditutup karena karyawan positif Corona (Foto: Sudirman Wamad)
Cirebon -

Satgas Penanganan COVID-19 Kota Cirebon menutup sembilan unit usaha yang bergerak di bidang kesehatan, seperti toko obat, apotek dan toko alat kesehatan. Sembilan toko tersebut masih satu grup.

Penutupan sembilan toko itu dikarenakan adanya belasan karyawan yang dinyatakan positif COVID-19. "Penutupan ini sementara, bukan karena ada kesalahan. Ada musibah, awalnya lima karyawan positif COVID-19," kata Kepala Dinkes kota Cirebon Edy Sugiarto kepada awak media usai menutup salah satu apotek di Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (17/11/2020).

Lebih lanjut, Edy mengatakan lima karyawan yang sebelumnya positif berhasil sembuh. Kemudian, lanjut dia, tim medis langsung melacak sejumlah karyawan yang sempat kontak erat dengan pasien positif.

"Tracing ada 19 yang positif. Dan, masih menunggu hasil dari swab 25 karyawan lain," kata Edy.

Sembari menunggu hasil swab 25 karyawan, dikatakan Edy, pihaknya perlu memutus mata rantai penyebaran virus dengan menutup sementara sembilan toko. "Kalau hasilnya positif bisa menjadi klaster baru. Kalau negatif, pemilik toko bisa membuka lagi usahanya," kata Edy.

Edy menerangkan puluhan karyawan yang menunggu hasil swab masih menjalani isolasi mandiri. Bahkan, Edy menawarkan agar karyawan yang beralamat Kota Cirebon bisa menjalani isolasi di hotel, yang sudah kerja sama dengan Pemkot Cirebon.

Sekadar diketahui, hingga Senin (16/11/2020) kemarin total kasus pasien positif COVID-19 di Kota Cirebon mencapai 680 orang. Sebanyak 266 pasien masih menjalani isolasi mandiri. Sebanyak 41 pasien meninggal dunia.

(mud/mud)