Soal Perlindungan Pekerja Migran, BP2MI Minta Pemda Berantas Calo

Whisnu Pradana - detikNews
Kamis, 12 Nov 2020 14:25 WIB
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani (Foto: Whisnu Pradana)
Cimahi -

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meminta pemerintah daerah fokus memberantas calo-calo pengirim Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal ke luar negeri.

Kepala BP2MI Benny Ramdhani mengatakan hal tersebut bertujuan mengurangi jumlah PMI yang berhadapan dengan masalah hukum maupun terlantar di negara penempatan kerja.

"Kita harus menyetop pengiriman pekerja di sektor informal atau pekerja unskill. Yang paling penting itu pencegahan pekerja ilegal sejak dari hulu, itu harus concern. Tidak boleh hanya fokus di penempatan," ungkap Benny saat ditemui detikcom, Kamis (12/11/2020).

Berdasarkan data BP2MI jumlah pekerja migran Indonesia yang legal dan bekerja di luar negeri mencapai 3,7 juta orang. Namun berdasarkan data World Bank, jumlah PMI mencapai 9 juta orang.

"Artinya ada selisih 5,3 juta pekerja, tapi mayoritas itu yang ilegal mereka diberangkatkan tidak secara resmi. Ini bisnis kotor, mendapatkan uang dengan cara cepat dan jumlah besar. Kita tidak boleh takut menghadapi sindikat mafia," katanya.

Mereka yang terlibat dalam kejahatan pengiriman pekerja ilegal ini kata Benny adalah pemilik modal yang dibekingi oleh oknum tertentu.

"Kita sudah tahu sebetulnya siapa mereka dan modus operandinya. Saya selalu bilang tidak akan ada pengiriman pekerja ilegal sepanjang aparatur negara tidak memiliki mental maling dan pengkhianat,"

Secara tegas Benny menyebut rusaknya negara ini karena banyaknya aparatur negara yang berkuasa mengkhianati sumpah jabatan mereka sebagai aparatur negara.

"Mereka bisa dikatakan telah menggadaikan dan telah melacurkan keimanan mereka hanya untuk uang. Ini harus dilawan, tidak cukup hanya BP2MI saja, harus ada stakeholder seperti pemerintah daerah dan pihak lainnya," jelasnya.

Simak video 'BP2MI Polisikan 2 Perusahaan Penyalur Migran Ilegal':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2