Pandeglang dan Lebak Jadi Fokus Penanganan Potensi Bencana di Banten

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 11 Nov 2020 12:25 WIB
Kapolda Banten Irjen Fiandar soal bencana di banten
Foto: Bahtiar Rifa'i
Serang -

Dua daerah di Banten yaitu Pandeglang dan Lebak jadi fokus penanganan potensi bencana khususnya menjelang akhir tahun. Daerah ini dinilai rawan longsor, banjir, termasuk potensi tsunami karena memiliki pesisir dan Anak Krakatau.

Kapolda Banten Irjen Fiandar menjelaskan, kalender bencana biasanya berpotensi khususnya terjadi di akhir tahun dari November sampai Desember salah satunya karena curah hujan yang tinggi. Semua pihak yang terlibat di proses pengamanan bencana diminta untuk siaga termasuk persiapan alat, personel dan komunikasi.

"Dari pengalaman yang sudah-sudah, Lebak-Pandeglang, ini terkait longsor, dan tentunya daerah pesisir. Seluruh unsur diingatkan apa peran masing-masing, Dishub bagaimana, BPBD apa persiapannya dan sebagainya. supaya tidak terkaget-kaget karena bencana ini tidak bisa dipastikan kapan," kata Fiandar usai Apel Kesiapsiagaan Bencana di Mapolda Banten, Serang, Rabu (11/11/2020).

Instansi terkait yang terlibat penanganan bencana dan dikoordinir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dimiinta untuk menyiapkan personel yang piket 24 jam mulai hari ini hingga akhir tahun. Semua harus bergerak efektif saat ada laporan terjadi bencana di Banten.

Di tempat sama, Kepala BPBD Lebak Nana Suryana menjelaskan, Lebak dan Pandeglang memang jadi perhatian penanganan bencana khususnya saat akhir tahun. Dua daerah itu menurutnya memiliki geografis yang rawan.

Namun selain longsor dan banjir, pesisir di dua daerah itu jadi perhatian karena berpotensi tsunami. Untuk antisipasi dan peringatan dini, BPBD sudah menyiapkan 2 sirine peringatan tsunami termasuk satu di wilayah Serang.

"Potensi bencaha yang harus diwaspadai, banir bandang longsor, tsunami gempa bumi tidak bisa diprediksi. Kalau tekait banjir hujan, kita ada mitigasi harus waspada dimungkinkan banjir dan di sekitar kita Lebak selatan dan Pandeglang potensi longsor cukup besar," ujarnya.

BPBD juga, lanjutnya meminta masyarakat khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor untuk siaga saat akhir tahun karena musim hujan. Perlu ada edukasi agar warga yang tinggal di daerah rawan untuk menghindari lokasi rawan.

(bri/ern)