Pemkab Kuningan Putuskan UMK 2021 Tak Naik, Tetap Rp 1.882.642

Bima Bagaskara - detikNews
Senin, 09 Nov 2020 15:48 WIB
Ilustrasi Subsidi Bunga
Foto: Ilustrasi (shutterstock).
Kuningan -

Pemerintah Kabupaten Kuningan telah menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) untuk tahun 2021. Dalam rapat pleno yang telah dilakukan, tidak ada kenaikan besaran UMK Kabupaten Kuningan untuk tahun depan.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Kuningan Ucu Suryana mengatakan telah menggelar rapat pleno dengan dewan pengupahan dan beberapa perwakilan pengusaha maupun serikat pekerja. Hasilnya, besaran UMK Kuningan tahun 2021 akan sama dengan UMK tahun 2020 yakni Rp 1.882.642.

"Sudah ditetapkan melalui pleno yang dihadiri dewan pengupahan, serikat pekerja, pengusaha dan dari Kabag Perekonomian. Hasilnya UMK tahun depan (2021) tidak ada kenaikan dengan besaran Rp 1.882.642," kata Ucu, Senin (9/11/2020).

Ia juga menjelaskan tidak naiknya besaran UMK Kabupaten Kuningan sudah sejalan dengan kebijakan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Sudah ditetapkan berdasarkan kebijakan Kemenaker bahwa penetapan upah minimum memperhatikan kondisi perekonomian di masa pandemi, harus sama dengan UMK tahun 2020 yang besarnya Rp 1.882.642," ucap Ucu.

Menurutnya perwakilan serikat pekerja yang hadir dalam rapat pleno penetapan besaran UMK tahun 2021 telah menyetujui dan menandatangani putusan tersebut. Dia yakin tidak akan ada gejolak dari para pekerja terkait keputusan tersebut.

"Semuanya sudah menandatangani hasil rapat pleno, para pengusaha dan serikat pekerja," ujarnya.

(mso/mso)