Viral Driver Ojol Cianjur Dapat Order Fiktif-Ditipu Beli Pulsa Rp 400 Ribu

Ismet Selamet - detikNews
Minggu, 08 Nov 2020 16:16 WIB
Cianjur -

Kisah malang seorang driver ojek online di Cianjur viral di media sosial. Korban mendapatkan order fiktif dari pelaku yang mengaku dokter di RS Bhayangkara. Tak hanya itu, korban juga diminta mengisikan pulsa hingga Rp 500 ribu.

Tindakan penipuan dengan modus order fiktif dan minta pulsa itu beredar di berbagai akun Instagram di Cianjur, salah satunya di akun @visitcianjur.

Bukti screenshoot percakapan antar pelaku dengan pegawai tempat makan cepat saji dan driver ojol pertama kali diposting oleh akun Instagram @widiantikomala yang kemudian diposting ulang oleh akun Instagram @visitcianjur.

Dalam postingan screenshoot, terlihat nama dokter tersebut bernama Ike yang mengaku sebagai dokter di RS Bhayangkara Cianjur.

Ia melakukan pemesanan makanan dan meminta untuk diantarkan ke RS Bhayangkara dengan total biaya Rp 83 ribu.

"Pelaku kemudian meminta kontak driver ojol yang memang sering diminta untuk antarkan makanan dari tempat makan kami, dengan dalih supaya bisa komunikasi jika makanannya sudah diantar ke RS Bhayangkara," ujar Widi saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (8/11/2020).

Setelah mendapatkan nomor driver, pelaku ternyata juga memesan untuk ditalangi membeli pulsa ke tiga nomor berbeda. Nomor pertama 08133283xxxx sebesar Rp 200 ribu, 08128537xxxx sebesar Rp 100 ribu dan nomor 08213169xxx sebesar Rp100 ribu.

"Tolong sekalian belikan pulsa kak, nanti sekalian totalnya sama saya ditambahin ongkosnya. Soalnya saya masih rapat," kata Widi menirukan percakapan pelaku dalam pesan WhatsApp dengan korban.

Menurutnya, pelaku juga sempat meminta kepada driver untuk tidak lupa atas pesanan pulsanya.

"Jangan lupa titipan saya ya kak, saya minta tolong sangat, lagi urgent soalnya," ujar pelaku.

Setelah makanan siap dan semua nomor diisikan pulsa, driver tersebut tiba si RS Bhayangkara Cianjur. Namun saat ditanyakan kepada petugas, tidak ada dokter yang atas nama Ike.

Akibatnya, driver tersebut mengalami kerugian sebesar hampir Rp 500 ribu, usai menalangi pulsa dan makanan.

Dia pun menyayangkan aksi pelaku yang tega menipu dengan modus pesan makanan dan dibelikan pulsa. Ia berharap polisi bisa segera mengungkap kasus tersebut.

"Semoga jadi pelajaran untuk semua, baik penjual ataupun driver. Selain itu kami berharap polisi bisa usut tuntas, apalagi pelaku mengatasnamakan pegawai di RS Bhayangkara," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton mengatakan tindakan tersebut merupakan modus penipuan. Pelaku mengaku dari polisi atau dari lingkungan kepolisian untuk meyakinkan korbannya.

"Itu modus lama, pelaku ngaku dari polisi dan biasanya ada nitip beli pulsa. Segera kami akan selidiki," ujarnya.

(mso/mso)