Polisi Pastikan Lanjutkan Kasus Penganiayaan oleh Habib Bahar bin Smith

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 02 Nov 2020 12:52 WIB
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago.
Foto: Kabid Humas Polda Jabar Erdy A Chaniago (Dony Indra Ramadhan/detikcom).
Bandung -

Polisi memastikan tak menerima surat perdamaian dan pencabutan laporan terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Habib Bahar bin Smith terhadap sopir taksi online. Kasus itu pun tetap berlanjut.

"Jadi intinya perdamaian dan pencabutan itu tidak ada. (Surat buktinya) belum sampai," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (2/11/2020).

Maka dari itu, kata Erdi, kasus yang terjadi tahun 2018 itu tetap diproses secara hukum. Menurut Erdi, kasus itu sudah memenuhi unsur pidana umum.

"Kasus yang walaupun terjadi tahun 2018, itu tetap dilanjutkan, karena memang sudah memenuhi dua alat buktinya, bahwa sudah terjadi suatu penganiayaan yang terjadi di kediamannya di Bogor," tuturnya.

"Penyidik masih memproses, ini pidana umum, penganiayaan, pengeroyokan, sehingga di situ juga jelas bahwa ada korban, ada pelaku dan ada saksi," kata Erdi menambahkan.

Sebelumnya, Habib Bahar bin Smith kembali terjerat kasus dugaan penganiayaan. Dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jabar atas kasus penganiayaan.

Informasi dihimpun, kasus dugaan penganiayaan itu dilaporkan seseorang bernama Andriansyah pada tahun 2018 ke Polda Jabar. Belakangan, Direktorat Reserse Kriminal Umum, menaikan status terlapor Bahar menjadi tersangka.

"Betul, hasil gelar telah ditetapkan tersangka," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes CH Patoppoi saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2020).

(dir/mso)