Pemkab Garut Waspadai Klaster Baru COVID-19 Baru Usai Libur Panjang

Hakim Ghani - detikNews
Senin, 02 Nov 2020 10:20 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Garut Budi Gangan.
Foto: Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Garut Budi Gangan (Hakim Ghani/detikcom).
Garut -

Tingkat kunjungan wisatawan ke tempat wisata di Garut meningkat 100 persen selama libur panjang kemarin. Pemkab Garut mewaspadai adanya klaster wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Garut Budi Gangan mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan ke Garut selama libur panjang kemarin meroket naik.

"Untuk kunjungan wisatawan Alhamdulillah kemarin meningkat 100 persen," ucap Budi kepada wartawan di kantor Setda Garut, Senin (2/11/2020).

Budi menjelaskan, wisatawan kebanyakan mengunjungi kawasan wisata yang berada di sekitar perkotaan Garut, seperti Cipanas dan Darajat.

"Wisata yang ada di tengah. Untuk yang ke selatan (pantai) tidak sebanyak yang di kota," katanya.

Setelah libur panjang berakhir, Pemda mengantisipasi adanya klaster wisatawan. Menurut Budi, saat libur panjang kemarin, Pemda telah melakukan swab test terhadap wisatawan di seluruh tempat wisata.

"Kemarin kita menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ada tim yang memantau di lokasi wisata. Kami juga sudah meminta pengelola untuk menerapkan prokes kepada wisatawan," ucap Budi.

"Kita melakukan swab test terhadap sampel acak di tempat wisata. Harapannya untuk mengetahui ada atau tidaknya penyebaran virus COVID-19," ujar Budi.

(mso/mso)