78 Wisatawan di Jabar Reaktif, Paling Banyak Ditemukan di Bogor

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2020 19:01 WIB
Pengunjung ke objek wisata Lembang menjalani rapid test
Rapid test wisatawan di Lembang/Foto: Whisnu Pradana
Bandung -

Sebanyak 78 wisatawan yang datang ke Jawa Barat terindikasi reaktif dalam operasi gabungan Satgas Penanganan COVID-19 Daerah Provinsi Jabar dan kabupaten/kota di 14 daerah. Data itu dihimpun satgas dari tes acak yang dilakukan sejak Rabu hingga Jumat (28-30/10) pukul 21.00 WIB.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar yang juga Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19 Jabar Marion Siagian, mengatakan wisatawan yang reaktif akan dilakukan tes lanjutan dengan metode PCR.

"Masyarakat diimbau tetap menjaga kesehatan dengan menaati protokol kesehatan, yaitu memakai masker dengan benar, tidak menurunkan masker di bawah hidung atau di bawah dagu," kata Marion, Sabtu (31/10).

Total ada 54 destinasi wisata yang akan diperiksa tersebar di 14 kabupaten/kota. Beberapa tempat wisata yang menjadi perhatian di kawasan Lembang Bandung Barat, Ciwidey Kabupaten Bandung, pemandian air panas Ciater di Subang, Puncak Bogor, serta kawasan pantai selatan Jabar.

Operasi gabungan juga melibatkan aparat kewilayahan di kecamatan, desa/kelurahan, bahkan sampai RT/RW.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Jabar Daud Achmad mengatakan, tes acak juga tak hanya dilakukan di pusat kerumunan tempat wisata, tetapi di pasar dan di sejumlah tempat yang memungkinkan ada kegiatan peringatan Maulid Nabi.

"Untuk hasilnya kita mulai ini dilakukan secara gabungan mulai dari pengujian ini bersama-sama dengan TNi polri dan Satpol PP, kita juga lakukan pengawasan protokol kesehatan dan sosialisasi untuk protokol kesehatan.

29 Oktober ini ada beberapa titik, kita melakukan tes acak di 14 kabupten kota," katanya.

Sementara itu terkait wisatawan yang reaktif, dari 918 tes, 50 orang ditemukan reaktif di Bogor. Kemudian di Pangandaran, dari 77 tes hanya 1 orang yang reaktif. "Di Cirebon ada 100 orang dan nol reaktif, atas permintaan ada 7 orang minta diswab, dan hasilnya menunggu 3 - 4 hari," kata Daud.

Simak video 'Hari Ketiga Rapid Test Massal di Puncak, 12 Orang Reaktif':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/ern)