Kasus Corona Pangandaran Meningkat, Pengawasan Prokes Kampanye Diperketat

Faizal Amiruddin - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 19:14 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi Corona (Ilustrator: Edi Wahyono)
Pangandaran -

Kasus penyebaran virus Corona di Kabupaten Pangandaran dalam sepekan ini menunjukkan peningkatan. Hingga kini total sudah ada 88 kasus penularan yang dicatat Pemkab Pangandaran.

"Sepekan ini terjadi kenaikan. Sampai hari ini ada 11 orang yang menjalani isolasi di RSUD Pandega dan ada seorang yang menjalani isolasi mandiri," kata Pjs. Bupati Pangandaran Dani Ramdan, Rabu (28/10/2020).

Dia menjelaskan ada fenomena baru yang harus diwaspadai yakni fakta bahwa dalam kasus-kasus terbaru Corona di Pangandaran telah terjadi lokal transmisi atau penularan antarpenduduk Pangandaran.

"Kalau sebelumnya kasus-kasus Corona di Pangandaran itu kan semuanya berasal dari pendatang. Nah sekarang fenomena yang terjadi sudah terjadi penularan antar penduduk. Tentu ini menuntut kita harus lebih waspada," ujar Dani.

Selain itu dia juga mengungkapkan fenomena kasus Corona yang terjadi di perkantoran non-pemerintah. "Ada muncul di perkantoran, sudah kami tangani. Sedang diperiksa pegawainya kalau memang jadi klaster, kami akan sarankan ditutup sementara, minimal satu divisi atau satu ruangan itu," ucap Dani.

Kondisi peningkatan kasus Corona juga menuntut pengawasan tahapan Pilbup Pangandaran mendapatkan perhatian serius, khususnya penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kampanye. "Pembentukan Pokja COVID-19 oleh Bawaslu kami apresiasi, jadi ada tim terpadu yang bisa mengawasi bahkan melakukan penindakan seandainya ditemukan pelanggaran protokol kesehatan saat kampanye," kata Dani.

Ketua Bawaslu Pangandaran Iwan Yudiawan mengatakan sepanjang masa kampanye yang sudah berjalan satu bulan, pihaknya sudah melakukan teguran lisan atau saran perbaikan terhadap 64 acara kampanye. "Kalau teguran tertulis sudah ada 6 kegiatan kampanye yang kami tegur berkaitan dengan pelanggaran protokol kesehatan," tutur Iwan.

Namun secara umum, lanjut Iwan, kedua tim pasangan calon sejauh ini cukup koperatif manakala ditegur Bawaslu terkait penerapan protokol kesehatan. "Secara umum penerapan protokol kesehatan pada masa kampanye terpatuhi dengan baik," kata Iwan.

(bbn/bbn)