Hotel di Bandung Ini Catatkan Okupansi 50 Persen Saat Long Weekend

Siti Fatimah - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 13:43 WIB
Hotel GH Universal catatkan okupansi 50 persen di masa libur panjang ini
Hotel GH Universal catatkan okupansi 50 persen di masa libur panjang ini (Foto: Siti Fatimah)
Bandung -

Libur panjang tiga hari di saat Maulid Nabi Muhammad dan cuti bersama dijadikan momen beberapan orang untuk berlibur bersama keluarga. Atau ada juga yang memilih untuk staycation di hotel dan penginapan.

Seperti salah satunya di hotel G.H Universal, Jalan Setiabudi, Kota Bandung yang saat ini okupansi atau huniannya sudah terisi mencapai 50%.

"Sampai saat ini kita masih di 50 persen dan rata-rata kunjungan hotel dari Bandung dan Jakarta," kata Marcom Manager Anti Purnamasari saat dihubungi detikcom, Rabu (28/10/2020).

Lebih lanjut, sejauh ini pemesanan kamar hotel rata-rata dilakukan secara online dan beberapa diantaranya merupakan pemesan ulang. "Iya semua online, ada yang repeater guest juga," ujarnya.

"Cuman bedanya biasanya hanya sabtu (ramainya) ini sudah dari rabu lumayan hampir sama seperti weekend," tambahnya.

Dia menuturkan, banyak di antaranya yang menggunakan jasa perhotelan dari keluarga. Sehingga, pihaknya mengantisipasi dengan memperketat protokol kesehatan.

"kita sudah sediakan tisu basah di kamar yang bisa digunakan untuk membersihkan handle pintu, remote tv atau AC. Dan kartu tanda steril di gantung di pintu sebagai penanda bahwa kamar sudah siap di pakai dan sudah steril," katanya.

Selain itu, penyediaan batas khusus physical distancing juga diterapkan saat pengunjung hotel akan check in. "Karena banyak family, kita antisipasi memperketat prokes dengan menyiapkan venue khusus physical distancing saat check in agar tidak ada yang berkerumun," ujarnya.

Seperti diketahui, hotel G.H Universal sangat berdekatan dengan area wisata di Bandung. Beberapa diantaranya yaitu Farmhouse, The Great Asia Africa, Dusun Bambu, dan lain-lain.

Ketua PHRI Jawa Barat Herman Muchtar mengatakan, wisatawan diprediksi akan mengunjungi tempat wisata alih-alih hanya staycation di hotel.

"Saya kira mereka ke tempat wisata. Daerah yang punya potensi wisata mereka itu diuntungkan. Karena orang berlibur itu sudah berapa jam lamanya di perjalanan, pasti butuh istirahat. Lalu sudah jauh-jauh datang tentunya ingin coba juga wana wisata yang ada," kata Herman saat dihubungi detikcom.

(mud/mud)