Cianjur Jadi Zona Orange COVID-19, Begini Penjelasan Gugus Tugas

Ismet Selamet - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 12:58 WIB
Cianjur masuk zona orange, ini penjelasan gugus tugas
Cianjur masuk zona orange, ini penjelasan gugus tugas (Foto: Tangkapan layar Instagram)
Cianjur -

Kabupaten Cianjur menjadi zona orange penyebaran COVID-19. Peningkatan kasus pasien positif dan rendahnya swab test membuat Cianjur tak lagi zona kuning.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Cianjur Yusman Faisal, mengatakan peningkatan status zona dari yang semula kuning menjadi orange diterima hari ini.

Namun sebelumnya Ridwan Kamil juga memposting status zona setiap kabupaten/kota di Jawa Barat melalui akun instagramnya. Meskipun beberapa daerah yang semula zona merah menjadi orange, tetapi beberapa daerah yang awalnya zona kuning meningkat menjadi orange.

"Iya benar Cianjur saat ini statusnya naik, dari zona kuning menjadi zona orange," ujar Yusman saat ditemui di Posko Gugus Tugas COVID-19 Cianjur, Jalan Siti Jenab, Selasa (27/10/2020).

Menurutnya ada dua faktor utama yang membuat Cianjur naik status menjadi zona orange.

Salah satunya ialah temuan kasus yang meningkat. Bahkan saat ini tercatat sudah ada 239 kasus positif COVID-19, sebanyak 135 pasien sudah sembuh dan 104 lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi khusus Bumi Ciherang.

Selain itu Cianjur masih minim swab test. Seharusnya test dilakukan dengan rasio 517 test per 1 juta penduduk per minggu. Namun Cianjur saat ini baru mampu melaksanakan test dengan rasio 250 test per 1 juta penduduk per minggu.

"Cianjur memang mengalami lonjakan kasus sejak awal Oktober 2020. Karena kita genjot test. Meskipun rasionya masih di bawah dari target. Itu yang membuat Cianjur jadi zona orange," kata dia.

Yusman mengungkapkan Cianjur dalam kondisi yang sulit, sebab dihimpit daerah dengan zona orange dan merah. Sehingga sejak awal sudah berisiko terjadi peningkatan kasus hingga status kerawanan.

Tetapi, lanjut Yusman, Pemkab Cianjur bakal berusaha untuk menekan kasus dengan menjalankan sejumlah program. "Diantaranya kita genjot soal swab test dan langkah pencegahan dengan menggalakkan protokol kesehatan," pungkasnya.

(mud/mud)