Atasi Banjir di Beberapa Titik, Ini Langkah Pemkot Bandung

Siti Fatimah - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 21:28 WIB
Pemkot Bandung menyiapkan solusi untuk mengatasi banjir di sejumlah titik
Pemkot Bandung menyiapkan solusi untuk mengatasi banjir di sejumlah titik (Foto: Siti Fatimah)
Bandung -

Beberapa titik di Kota Bandung sempat mengalami banjir akibat hujan deras pada Minggu kemarin (25/10). Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, banjir terjadi di Sukamulya Kecamatan Sukajadi, Sukaraja Kecamatan Cicendo, dan Pagarsih.

Wakil Wali Kota Yana Mulyana sempat meninjau langsung lokasi banjir di Jalan Sukamulya Indah Kecamatan Sukajadi Kota Bandung. Dalam tinjauannya, dia mengatakan, sementara ini akan memfokuskan penanganan saluran di sana.

"Jadi kita coba cari solusi bersama-sama. Ini ada beban saluran yang terlalu berat. Tadi kita diskusi dengan Pak Kadis dan Pak Camat itu kita mau coba membagi supaya beban pembuangan saluran tidak terlalu berat ke sungai Cilimus," kata Yana saat ditemui di lokasi, Senin (26/10/2020).

Pantauan detikcom di Jalan Sukamulya memang hanya terdapat satu aliran sungai (selokan) yang membagi dua jalan. Sementara itu, sisi kanan dan kirinya tidak terdapat aliran pembuangan lain. Pemkot Bandung pun berencana akan menggali bagian sisi kanan dan kiri agar saluran utama terbagi dan tidak terjadi luapan air ke area jalan.

"Saluran pinggir jalan yang sempat mati akan digali lagi, saluran utama air ini terbagi dan tidak limpas ke jalan. Daerah Sukajadi, jangka pendek kita coba bagi disini. Tapi nanti kita coba ke arah hulu dan dibagi juga alirannya," tambah Yana.

Saat ditanya upaya pembenahan di area Sukaraja yang sempat terjadi banjir se atap rumah, pihaknya mengaku belum mendengar kabar tersebut dan akan segera dilakukan penanganan lebih lanjut.

"Nanti kita coba lihat dulu. Sementara kita akan fokus di sini (Sukajadi)," tuturnya.

Secara umum, Yana berpendapat, banjir yang sempat melanda Kota Bandung rata-rata disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi dan penumpukan sampah di beberapa sungai salah satunya Sungai Cilimis.

"Kalau memang kita lihat di sini ada (banjir) karena sampah juga. Mohon warga juga mengubah perilaku, tidak membuang sampah ke sungai karena teman-teman kewilayahan juga bersihin terus. Jadi jangan sampai warga di hulu saat hujan momentum buang sampah ke sungai," imbuh Yana.

Senada dengan itu, Kepada Dinas Pekerjaa Umum (DPU) Didi Ruswandi mengatakan, sementara ini pihaknya akan berfokus pada penanganan bencana.

"Karena kita butuh penanganan cepat, jadi kalau jangka panjangnya tetap aja kita bagaimana memperbesar kapasitas resapan. Ke depannya mungkin akan berfokus pada resapan yang lebih dalam supaya daya tampungnya lebih besar," katanya.

Didi mengimbau agar masyarakat tetap waspada banjir dari fenomena La Nina serta jangan membuang sampah ke sungai. "Karena badan air juga kecil, jangan buang sampah ke sungai lah. Syukur-syukur ditambah lagi bikin sumur-sumur resapan di halaman rumah," pungkasnya.

(mud/mud)