Dampak Gempa Pangandaran, 39 Rumah Rusak-Tiga Orang Luka-luka

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 20:13 WIB
Rumah rusak imbas gempa M 5,9 yang guncang Pangandaran.
Rumah yang rusak akibat gempa di Pangandaran (Foto: Istimewa)
Pangandaran -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat sedikitnya 39 rumah rusak dalam berbagai skala pasca gempa bumi yang menggoyang barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Minggu, 25 Oktober 2020.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat Budi Budiman Wahyu melaporkan, penyebab gempa berasal dari akumulasi energi dari pergerakan lempeng-lempeng tektonik.

"Energi yang dihasilkan dipancarkan ke segala arah berupa gelombang gempa bumi sehingga efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan bumi," tulis Budiman dalam berkas laporan kejadian BPBD Provinsi Jabar, dirilis 26 Oktober 2020.

Goncangan gempa dengan skala 5,9 M ini dirasakan di 5 kabupaten/kota di Jawa Barat. Mulai dari Kabupaten Pangandaran yang menjadi pusat gempa, Kabupaten Ciamis, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kota Banjar.

Kerusakan terbanyak tercatat di Kabupaten Ciamis dengan 12 rumah yang rusak. Secara rinci dari lima kabupaten/kota tersebut terdapat 34 rumah yang rusak ringan, 4 unit rumah rusak sedang dan satu unit rumah rusak berat.1 Masjid rusak ringan dan tiga orang luka-luka.

Budiman mengatakan, Pusdalops BPBD Jabar akan terus memantau dan melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Pangandaran dan kabupaten/kota lainnya yang terdampak gempa.

(yum/mud)